Bantuan Seberat 13,75 Ton Dikirim ke Aceh dan Sumut, Poslog Siapkan Pengiriman Darat dan Udara
January 10, 2026 02:15 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir dan longsor Sumatera. Terkini Pos Logistik (Poslog) Kualanamu mendistribusikan bantuan pangan dan non-pangan seberat 13,75 ton ke wilayah Sumatra Utara dan Aceh pada hari ini, Jumat (9/1/2026).

"Pendistribusian bantuan dari Poslog Kualanamu, Sumatra Utara, tersebut menuju tiga wilayah di Provinsi Aceh, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Singkil dan Lhokseumawe," ujar Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Di samping itu, bantuan juga disalurkan tiga wilayah lain di Sumatra Utara, di antaranya Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.

"Tidak ada bantuan yang dikirimkan melalui udara pada hari ini," imbuhnya.

Poslog yang berada di kawasan Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, juga menerima bantuan dengan tonase 20.563 kg. Poslog masih mengelola 264,99 ton bantuan berupa perlengkapan, peralatan, sandang, kendaraan serta sembako yang dibutuhkan dalam penanganan darurat.

"Poslog terus mendistribusikan bantuan kepada wilayah yang masih membutuhkan dukungan logistik, baik di Provinsi Sumatra Utara dan Aceh," katanya.

Baca juga: Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Banjir Sumatera Tahan Sampai 2 Tahun

Rencnnga pada Sabtu esok 10 Januari 2026, Poslog akan mendistribusikan bantuan melalui darat dan udara.
Pengiriman jalur darat ditujukan ke wilayah Sibolga, Bener Meriah dan Langkat. Sedangkan pengiriman 2 ton via udara akan disalurkan ke Gayo Lues, Aceh.

"Sore tadi, personel BNPB telah menyiapkan pengemasan bantuan sehingga pengirimannya sesuai dengan perencanaan logistik ke wilayah Sumatra Utara dan Aceh," katanya.

Sejauh ini, Poslog yang dipimpin BNPB mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang masih dibutuhkan di lapangan, di antaranya tenda keluarga, alat kebersihan, pakaian, matras, selimut, Kasur lipat, alat mandi, peralatan sekolah, peralatan dapur, peralatan makan, obat dan permakanan.   

Secara umum di tiga provinsi, distribusi logistik tetap dilakukan meskipun beberapa wilayah kabupaten/kota sudah masuk pada fase transisi darurat ke pemulihan.

"Hal tersebut disebabkan masih ada masyarakat bergantung kebutuhan pangannya pada dapur umum. Oleh karena itu, bantuan masih terus disalurkan ke lapangan," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.