Grid.ID-Olahraga raket semakin populer sebagai pilihan aktivitas fisik yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Di antara berbagai pilihan, padel dan tenis kerap dibandingkan karena sama-sama mengandalkan pergerakan cepat dan strategi permainan.
Banyak orang bertanya, mana yang sebenarnya lebih membakar kalori antara padel dan tenis. Pertanyaan ini relevan terutama bagi mereka yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas kebugaran atau program penurunan berat badan.
Perbandingan keduanya tidak bisa dilepaskan dari intensitas, durasi, dan gaya bermain. Berikut ulasan lengkap yang membahas padel dan tenis dari sisi pembakaran kalori berdasarkan data yang tersedia.
Faktor yang Menentukan Pembakaran Kalori
Jumlah kalori yang terbakar saat bermain olahraga raket, termasuk padel, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Berat badan menjadi salah satu penentu terbesar, karena tubuh yang lebih berat membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak.
Intensitas permainan juga sangat berpengaruh, di mana reli santai tentu membakar kalori lebih sedikit dibanding pertandingan kompetitif. Selain itu, tingkat kemampuan pemain ikut menentukan karena pemain berpengalaman cenderung bergerak lebih aktif. Durasi bermain juga tidak kalah penting, sebab semakin lama bermain, semakin besar total kalori yang terbakar.
Berapa Kalori yang Terbakar Saat Bermain Padel?
Padel dikenal sebagai olahraga yang ramah bagi berbagai usia dan tingkat kebugaran. Dari sisi pembakaran kalori, padel tergolong cukup efektif.
Pemain pemula yang bermain secara rekreasional rata-rata membakar sekitar 300–400 kalori per jam. Angka ini relatif moderat karena pemula biasanya bergerak lebih sedikit dan reli permainan lebih singkat.
Sementara itu, pemain tingkat lanjut dapat membakar sekitar 500–700 kalori per jam saat bermain padel. Dalam pertandingan yang sangat kompetitif, pembakaran kalori bahkan bisa mencapai hingga 800 kalori per jam. Hal ini terjadi karena tempo permainan lebih cepat, pergerakan lebih intens, serta reli yang lebih panjang dan menuntut stamina tinggi.
Perbandingan Padel dengan Tenis dan Olahraga Lain
Jika dibandingkan dengan tenis, padel memiliki pembakaran kalori yang sedikit lebih rendah secara rata-rata. Dikutip dari Padel Shop, Jumat (9/1/2026), tenis umumnya membakar sekitar 500–700 kalori per jam, tergantung intensitas dan level permainan. Artinya, tenis unggul tipis dalam hal pembakaran kalori, terutama pada pertandingan tunggal dengan pergerakan lapangan yang lebih luas.
Sebagai gambaran, rata-rata pembakaran kalori beberapa olahraga adalah sebagai berikut: padel sekitar 400–600 kalori per jam, tenis 500–700 kalori per jam, squash 600–900 kalori per jam, dan berjalan kaki 200–300 kalori per jam. Meski tidak setinggi squash atau tenis kompetitif, padel tetap menjadi pilihan menarik karena lebih mudah diakses dan bersifat sosial.
Mana yang Lebih Efektif untuk Membakar Kalori?
Jika fokus utama adalah membakar kalori sebanyak mungkin dalam waktu singkat, tenis cenderung sedikit lebih unggul dibanding padel. Namun, efektivitas olahraga tidak hanya ditentukan oleh angka kalori. Padel menawarkan kombinasi aktivitas fisik, refleks cepat, fokus mental, dan interaksi sosial yang membuat pemain lebih konsisten berolahraga.
Bagi banyak orang, konsistensi justru menjadi kunci utama kebugaran. Dalam konteks ini, padel sering dianggap lebih menyenangkan dan tidak terlalu melelahkan, sehingga pemain cenderung bermain lebih lama dan lebih sering. Jika dikombinasikan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup, padel dapat menjadi sama efektifnya dalam membakar kalori.
Tips Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Bermain Padel
Ada beberapa cara untuk meningkatkan pembakaran kalori saat bermain padel. Pertama, tingkatkan intensitas permainan dengan mempercepat tempo dan memperpanjang reli.
Kedua, perbaiki kebugaran fisik secara umum agar tubuh mampu bergerak lebih aktif. Ketiga, tetap bergerak meski tidak sedang memukul bola, karena pergerakan kecil yang konsisten turut menambah pembakaran energi.
Padel dan tenis sama-sama efektif dalam membantu membakar kalori dan menjaga kebugaran tubuh. Tenis unggul tipis dari sisi jumlah kalori per jam, tetapi padel menawarkan keseimbangan antara olahraga, kesenangan, dan interaksi sosial.
Dengan pembakaran kalori rata-rata 400–600 per jam, padel menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin tetap aktif tanpa tekanan fisik berlebihan. Pada akhirnya, olahraga terbaik adalah yang paling konsisten dilakukan, dan dalam hal ini, padel memiliki daya tarik kuat bagi banyak orang.