Penajam Paser Utara (ANTARA) - Badan Bank Tanah memberikan pendampingan kepada warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN) mengelola lahan Program Reforma Agraria dengan mengembangkan tanaman buah.
"Pendampingan dan bantuan 200 bibit pohon buah diberikan kepada warga penerima lahan Reforma Agraria," Kepala Bagian Perencanaan dan Pelaksanaan Reforma Agraria Badan Bank Tanah, Nova Suryandaru ketika ditanya menyangkut kelanjutan Program Reforma Agraria di Penajam, Sabtu.
Penyuluh pertanian secara rutin datang memberikan cara menanam dan merawat tanaman buah-buahan itu.
Badan Bank Tanah juga menyiapkan pupuk mendukung keberhasilan penanaman, dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terkait pengawasan dan pendampingan melalui penyuluh pertanian agar tanaman dapat tumbuh optimal agar meraih hasil yang lebih efektif.
Bantuan bibit pohon buah-buahan disesuaikan dengan rekomendasi Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, pohon yang sesuai karakter wilayah tropis, seperti durian, mangga, rambutan, dan kelengkeng.
"Badan Bank Tanah ingin berdayakan warga agar lebih produktif manfaatkan lahan reforma agraria," ujarnya.
Program tersebut merupakan tindak lanjut setelah penyerahan sertifikat hak pakai kepada sekitar 40 warga terdampak PSN penerima manfaat berupa lahan reforma agraria agar dimanfaatkan secara optimal melalui penanaman tanaman keras.
"Ke depan juga ada program lanjutan sebagian upaya mendorong pemanfaatan lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan," kata Nova Suryandaru.
Warga mengapresiasi terhadap program lanjutan Badan Bank Tanah setelah penyerahan sertifikat hak pakai lahan reforma agraria tersebut, karena dinilai menjanjikan secara ekonomi dan ramah terhadap lingkungan.
Bantuan bibit buah-buahan dan pendampingan Badan Bank Tanah, kata salah satu warga penerima Program Reforma Agraria, Tamsil, diharapkan bisa meningkatkan hasil kebun dan juga perekonomian warga.
Warga sangat terbantu dengan program lanjutan dari Badan Bank Tanah, lahan yang dulu tidak terawat, kini sudah mulai ditanami pohon buah-buahan dengan teknik yang tepat menjadi sumber penghasilan masa depan, dan harapan baru bagi keluarga.







