Diduga Ada Masalah Utang Piutang, Pria di Empat Lawang Tewas Secara Tak Wajar di WC Warung Bakso
January 10, 2026 01:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Pria di Kabupaten Empat Lawang ditemukan tewas secara tak wajar di dalam wc warung bakso. Hal ini dilakukan korban karena diduga ada masalah utang piutang.

Pria tersebut diketahui bernama Wawan Setiawan (40) yang merupakan warga Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi.

Wawan Setiawan pertama kali ditemukan oleh Lin warga Kelurahan Pasar pada Sabtu (10/1/2026) sekira pukul 06:00 WIB.

Saat itu Wawan Setiawan sudah dalam keadaan tewas tak wajar di dalam wc warung bakso cuanki yang ada di dekat rel kereta api itu.

Sontak Lin terkejut dan tidak jadi masuk ke wc kemudian berteriak memberi tahu warga lain.

Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Herman Akhiri menyampaikan dari hasil koordinasi pihaknya bersama keluarga jenazah, pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Wawan Setiawan.

Keluarga Wawan Setiawan menerima kematian pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang tersebut.

“Sudah dibuatkan surat pernyataan tidak bersedia untuk diautopsi, diduga Wawan Setiawan meninggal dunia dengan cara gantung diri karena faktor ekonomi terkait masalah utang piutang,” jelasnya.

Baca juga: Honorer PDAM di OKU Selatan Ditemukan Tewas Tak Wajar di Kediamannya, Keluarga Minta Dipulangkan

Baca juga: Kagetnya Wanita di Lubuklinggau, Pulang Jemput Anak Sekolah Suaminya Ditemukan Tewas Tak Wajar

DISCLAIMER:

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Bisa menghubungi RSJ Ernaldi Bahar Palembang

Nomor Telepon (0711) 5645126

WhatsApp 0813-7365-3005.

 

 

Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.