Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Harga ikan momar di Pasar Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, mahal sejak dua pekan yang lalu.
Kenaikan ini diduga akibat dari cuaca yang kurang mendukung untuk melaut lantaran sedang ada angin kencang.
Pantuan TribunAmbon.com, sekira ada enam orang pegadang ikan di area Pasar Rumah Tiga.
Ikan yang dijajakan didominasi jenis momar dan kawalinya yang ditumpuk di atas papan kayu.
Baca juga: Pemkot Ambon Bantu Warga Korban Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang
Baca juga: Beredar Video DPRD Ambon Halangi Mobil Putih, Jacoba Lekahena Bantah Isu Gerebek Kekasih
Selain ikan, ada juga dijual sotong setumpuk dengan harga Rp. 10 ribu.
Selanjutnya, Ikan momar setumpuk tiga ekor kecil di jual dengan harga Rp. 20 ribu
Sedangkan ikan momar tujuh ekor sedang dibandrol dengan harga Rp. 50 ribu
Disisi lain, ikan kawalinya dijual enam ekor kecil dengan harga Rp.20 ribu.
Sedangkan sembilan ekor sedang dijual Rp. 50 ribu per tumpuknya.
Salah seorang pedagang ikan, Linda membenarkan kanaikan harga tersebut.
Dikatakannya, kenaikan harga terjadi sejak dua pekan lalu, karena angin yang kencang.
Namun, dari kenaikan harga, masyarakat tetap membeli ikan karena kebutuhan pangan sehari-hari.
"Ikan mahal karena angin kuat, tapi bersyukurnya tetap ada pembeli karena kebutuhan," ujarnya sambil tersenyum.
Selain itu, dirinya membeli ikan momar dengan harga Rp. 1,3 juta per loyang.
Sedangkan untuk ikan kawalinya dibelinya dengan harga Rp. 1,5 juta per loyang.
Walaupun ada kenaikan harga di awal tahun seperti ini, dirinya berharap masyarakat dapat mengikuti harga pasar yang terjadi.
Menurutnya situasi harga pasar tidak menentu, sehingga dapat berubah sewaktu-waktu. (*)