Longsor di Colo Kudus, Rute Bus Peziarah Menuju Kawasan Makam Sunan Muria Dialihkan
January 10, 2026 01:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Rute bus yang hendak menuju ke kompleks Makam Sunan Muria dialihkan akibat longsor di jalan menuju kawasan tersebut.

Bus peziarah dialihkan untuk diparkir di Bakalankrapyak Kaliwungu Kudus atau masuk ke kompleks Makam Sunan Muria melalui jalur Gembong, Kabupaten Pati.

Kasatlantas Polres Kudus mengatakan, AKP Royke Noldy Darean mengatakan, bus peziarah yang hendak menuju ke kawasan Makam Sunan Muria diarahkan untuk parkir di Bakalankrapyak di Kecamatan Kaliwungu.

“Rute pengalihan arus dari arah Kudus (menuju ke Makam Sunan Muria) kami parkirkan kendaraan-kendaraan bus besar kapasitas 42 seat ke atas kami parkirkan di Bakalankrapyak,” kata Royke, Sabtu (10/1/2026).

Sementara bus peziarah yang hendak menuju ke Makam Sunan Muria bisa melewati jalur timur atau jalur dari Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.

Bus tersebut nantinya melewati portal pintu masuk timur di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe.

Selain bus, kendaraan lain yang dialihkan untuk melintas di jalur Colo yaitu truk.

Royke berharap agar arahan ini diindahkan mengingat adanya longsor.

Dia memastikan, untuk mobil pribadi dipastikan masih tetap bisa melintas.

Baca juga: Selama Tahun 2025 18.101 Orang di Jawa Tengah Dipecat dari Pekerjaan

Baca juga: "Orangnya Bagus, Dia Peduli" Ketua RT Gus Yaqut Soal Status Tersangka Eks Menag

Longsor yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) malam mengakibatkan sebagian jalan di sebelah barat portal masuk kawasan Makam Sunan Muria ambles.

Demi keamanan, kata Royke, pihaknya telah memasang water barrier di sekitar jalan longsor.

Selain itu juga telah dipasang garis polisi.

Sementara Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya akan langsung koordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah.

Sebab, jalan tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Ini talud (jalan longsor) tambahan, ini baru, karena curah hujan tinggi aliran air sungai tersumbat akhirnya mengikis talud,” kata Sam’ani.

Lebih lanjut agar tanah di lokasi longsor tidak jenuh yang berpotensi menimbulkan longsor susulan, kata Sam’ani, pihaknya menutupnya dengan terpal.

“Kami lakukan asesmen jangan sampai tanah talud jenuh kami kasih terpal,” kata dia.

Akibat longsor di jalan tersebut, dua kendaraan ikut serta terperosok.

Dua kendaraan tersebut telah berhasil dievakuasi menggunakan tali yang terkait pada truk crane.

Sementara dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.