Cegah Mike Maignan Gabung Inter Milan, AC Milan Siap Lakukan Segala Cara
January 10, 2026 02:01 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - Mike Maignan dikabarkan muncul sebagai target transfer potensial bagi Inter Milan di tengah keraguan kontraknya di San Siro.

Menurut Corriere della Sera via FCInter1908, Rossoneri akan melakukan apa saja untuk menghentikan kapten AC Milan menyeberang.

Mike Maignan telah memasuki tahun terakhir kontraknya di AC Milan, dan klub tidak dapat mengikatnya dengan kesepakatan baru.

Memang, bintang berusia 30 tahun itu telah memberi tahu Milan tentang tuntutan gajinya yang tinggi, meminta gaji tahunan yang substansial sebesar €5,5 juta.

Tekad AC Milan cegah Maignan ke Inter Milan

Maignan tampil gemilang di Derby della Madonnina hari Minggu, dan memperoleh penghargaan 'Man of the Match' atas kepahlawanannya di bawah mistar gawang.

Di sisi lain, Yann Sommer menampilkan penampilan mengecewakan lainnya, yang menimbulkan keraguan lebih lanjut mengenai masa depannya di Inter.

Dengan pemain veteran Swiss itu akan meninggalkan klub pada akhir musim, Beppe Marotta tengah mencari kiper baru.

Meski usia Maignan tidak sejalan dengan kebijakan transfer Oaktree, tidak diragukan lagi bahwa ia akan menjadi akuisisi besar bagi Nerazzurri.

Namun, AC Milan akan melakukan segala daya mereka untuk menghindari terulangnya skenario Hakan Calhanoglu. 

Peluang perpanjangan kontrak

Performa gemilang Mike Maignan dalam kemenangan Derby della Madonnina 1-0 AC Milan atas Inter Milan di San Siro, Senin, dipastikan berdampak.

Menurut laporan, AC Milan disebut siap memberi sang penjaga gawang tawaran perpanjangan kontrak.

La Gazzetta dello Sport menyebut, penyelamatan penalti Hakan Calhanoglu di bawah Curva Nord menjadi momen kemenangan derby.

Namun Maignan juga melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan Marcus Thuram dan Lautaro Martinez. 

Ia bahkan mendapatkan penghargaan Most Valuable Player (MV)P atau Man of the Macth (MOTM), hingga pantas mendapatkan ciuman dari Strahinja Pavlovic.

Maingnan yang baru

Maignan tampaknya telah kembali ke performa terbaiknya: di mana ia lebih reaktif, lebih fleksibel, dan lebih bahagia. 

Kondisi ini sangat berbeda dengan musim lalu, ketika ia terkadang tampak canggung dan melankolis, serta melakukan kesalahan dalam pertandingan-pertandingan besar.

Meskipun menjalani musim yang kurang memuaskan, Massimiliano Allegri berhasil memblok upaya penjualannya musim panas ini.

San pelatih akhirnya berhasil meyakinkan klub dan Mike Maginan untuk tetap bersama. 

Allegri patut dipuji karena mempertahankannya, tetapi malah memberikan pujian kepada pelatih kiper Claudio Filippi atas perannya.

Faktanya, Maignan telah berubah: ia adalah salah satu simbol soliditas klub yang baru ditemukan. 

Namun, yang tetap sama adalah ketentuan kontraknya, yang akan berakhir pada musim panas 2026.

Pihak klub telah berupaya membuka kembali pintu dialog.         

Tawaran kontrak kedua

Jika Maignan ingin bertahan di Rossoneri, tawaran kedua terakhir akan tetap berlaku. 

Di atas meja terdapat perpanjangan kontrak untuk dua atau tiga musim lagi dengan gaji €5 juta netto per tahun (naik dari €4 juta).

Tawaran tersebut merupakan peningkatan gaji yang signifikan dari €3,2 juta saat ini, meskipun usianya semakin tua. 

Ini merupakan kemurahan hati yang tidak biasa (setidaknya jika dibandingkan dengan sikap AC Milan yang biasa) untuk seorang pemain yang sudah berusia 30 tahun.

Namun, Maignan ini memang pantas mendapatkannya, terlebih ia telah menarik perhatian klub-klub asing, terutama Liga Inggris. 

Namun, selain itu, Juventus juga sedang mengincarnya.

Kontrak sebelumnya ditarik

AC Milan mencapai kesepakatan lisan untuk memperpanjang kontrak Maignan di awal tahun.

Akan tetapi, mereka menariknya kembali karena performanya menurun dan menjadi jelas bahwa tidak akan ada kompetisi Eropa pada 2025-2026. 

Hal itu diikuti oleh periode dingin yang intens, dengan klub dan sang kiper mencari klub lain.

Memperpanjang kontrak bukannya mudah, tetapi upaya akan tetap dilakukan. 

Ban kapten di lengannya merupakan tanda mencairnya hubungan. 

Maignan memiliki karakter yang unik, dan satu tujuan yang lebih pasti daripada yang lain: ia ingin menang. 

Bisakah Maignan berubah pikiran hingga memperpanjang kontrak dengan AC Milan? 

Mungkin akan sulit, tetapi bukan berarti sepenuhnya mustahil.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.