TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pencarian hari pertama terhadap Ni Ketut Menuh (72) oleh Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil.
"Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dari belakang rumah target di desa Anggungan menelusuri sungai sejauh 1,5 kilometer hingga ke DAM Anggungan dengan hasil nihil," ujar Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar, Kadek Adi Yudana, Jumat 9 Januari 2026.
Ia menambahkan kendala yang dihadapi oleh tim SAR gabungan adalah minimnya saksi yang melihat korban terakhir kalinya.
Baca juga: WNA Ceko Alami Cedera Setelah Diterjang Ombak di Pantai Kelingking, Dievakuasi di Tebing Curam
Selain itu cuaca di sekitar Lokasi Kejadian Musibah atau LKM mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Dan proses pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari.
Baca juga: LANSIA Hilang! Susuri Sungai Sejauh 1,5 Km, Tim SAR Gabungan Belum Berhasil Temukan Ketut Menuh
Menurut keterangan pihak keluarga, hari itu Ni Ketut Menuh hingga pukul 23.00 WITA tak kunjung datang.
Sempat dilakukan pencarian namun hasilnya masih nihil, dan baru hari ini laporan kejadian itu diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
"Kami terima laporan kejadian pagi ini pada pukul 09.00 Wita dari Kepala Lingkungan Uma Anyar," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga, I Wayan Juni Antara.
Dugaan sementara Ni Ketut Menuh hilang di sekitar lingkungan Desa Luk-Luk Anggungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Setelah menerima laporan, petugas siaga segera melaksanakan koordinasi dan segera memberangkatkan 6 personel menuju lokasi.
Tim rescue dilengkapi peralatan SAR air, drone thermal dan kelengkapan medis.
"Pertimbangan tim membawa peralatan SAR air, karena di daerah itu ada sungai, sementara dicurigai terjatuh ke sungai," imbuhnya.(*)