TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Suasana Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, tampak lebih sibuk dari biasanya pada Sabtu (10/1/2026).
Aroma cairan antiseptik tercium di ruangan, petugas medis berseragam putih mondar-mandir, sementara deretan botol sampel urine tertata rapi di atas meja pemeriksaan.
Di tempat inilah tes urine digelar untuk memastikan lingkungan lapas benar-benar bersih dari narkoba.
Lapas Kelas IIA Balikpapan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan melaksanakan tes urine terhadap seluruh petugas dan warga binaan.
Baca juga: Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Polresta Balikpapan Gelar Tes Urine Massal Personel
Hasilnya, seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus penguatan komitmen pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan pemasyarakatan.
Pemeriksaan dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawasan langsung dari petugas BNNK Balikpapan, menggunakan metode dan standar pemeriksaan yang berlaku.
Selama pelaksanaan tes, proses pemeriksaan berlangsung tertib dan transparan.
Baca juga: 38 Personel Polda Kaltim Ikuti Tes Urine untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Satu per satu peserta mengikuti prosedur, menyerahkan sampel, lalu menunggu hasil dengan tertib.
Tidak ada kericuhan, hanya suara langkah kaki dan instruksi singkat petugas yang terdengar di ruangan.
Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Edy Susetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat pengawasan internal dan memastikan lapas tetap aman dari peredaran narkoba.
“Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program P4GN. Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran dan warga binaan berada dalam lingkungan yang bersih, aman, dan berintegritas. Hasil negatif ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan,” ujar Edy Susetyo kepada TribunKaltim.co.
Baca juga: Rutan Balikpapan Gelar Tes Urine Massal, Tegaskan Komitmen Menuju Zero Narkoba
Ia menambahkan, Lapas Kelas IIA Balikpapan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait guna mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas.
Selain itu, pihaknya juga mendukung penuh kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba.
Kegiatan tes urine tersebut berjalan lancar dan tertib.
Hasil pemeriksaan yang seluruhnya negatif menjadi penegasan komitmen Lapas Kelas IIA Balikpapan dalam menjaga integritas institusi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. (*)