Desa Salupangkang IV Mateng Dirikan Peternakan Rp140 Juta untuk Tambah PADes, Ternak 11 Kambing
January 11, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pemerintah Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat mulai memikirkan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) di tengah efesiensi anggaran Dana Desa tahun 2026.

Diantaranya, pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) milik pemerintah desa setempat.

Nur Asrif, Ketua Bumdes Gambut Sejahtera Salupangkang IV mengatakan, budidaya kambing menjadi pilihan program Bumdesnya.

Baca juga: Kalukku Mamuju Jadi Lokasi Pembangunan Mess Patriot Transmigrasi, Pusat Penelitian dan Pendidikan

Baca juga: Lantai Jembatan Bonehau Mamuju Segera Diperbaiki, Panjang Jembatan 100 Meter Lebar 5 Meter

Kambing merupakan ternak mudah beradaptasi terhadap lingkungan dan pakan.

Selain itu, potensi pendapatan stabil dari daging, susu, dan produk sampingan (kulit, pupuk).

Belum lagi kebutuhan pasar tinggi (aqiqah, kurban), serta manfaat ekologis seperti mengendalikan gulma dan menghasilkan pupuk organik bernilai tinggi.

Kandang kambing Bumdes Gambut Sejahtera berdiri di area seluas lapangan sepakbola.

Dengan ukuran kandang berkisar lebar enam meter dan panjang 10 meter.

Dari depan, bentuk kandang seperti rumah panggung dengan tiang pendek.

Sedangkan dari dalam kandang di desain saling berhadapan dengan jumlah petak 11 di sesuaikan jumlah kambing.

Satu kambing menempati satu petak kandang berbahan dasar kayu.

Peranakan Etawa

Kambing diternak jenis Jawa randu dan Peranakan Etawa (PE).

Total awal kambing dibudidayakan sebanyak 11 ekor terdiri dari sembilan betina dan dua jantan.

Meski demikian, belum lama ini, seekor kambing melahirkan seekor pejantan.

Sementara tujuh kambing betina lainnya dalam kondisi mengandung.

Budidaya kambing desa salupangkang IV
Budidaya Kambing - pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) milik pemerintah desa salupangkang berupa budidaya kambing

Asrif mengatakan, saat ini belum ada kendala signifikan dihadapi.

"Hanya faktor cuaca," ucapnya dengan nada khawatir saat ditemui di area kandang kambingnya, Dusun Sipatuo, Desa Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, Minggu (11/1/2025).

Mengingat, beberapa waktu terakhir hujan terus mengguyur Mamuju Tengah.

Meski demikian, kambing-kambing masih nampak sehat.

Terlihat, kambing-kambing ini lahap memakan pakannya yang di campur yakni rumput odot, daun singkong dan daun kayu gamal.

Hanya hitungan menit, pakan-pakan nyaris habis di lahap kambing. 

Pembudidayaan kambing kolektif ini menggunakan Dana Desa Salupangkang IV tahun 2025 Rp140 juta.

Dana tersebut merupakan perwujudan dari amanat penggunaan dana desa.

Dimana, 20 persen diantaranya harus dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan.

Dana sebesar Rp140 juta tersebut digunakan untuk pembangunan kandang kolektif yang memadai, pembelian bibit kambing unggul, serta biaya operasional pemeliharaan seperti pakan dan perawatan kesehatan hewan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.