Warga Desa Lero Donggala Terancam Terisolasi, Jembatan Penghubung Nyaris Amblas
January 12, 2026 10:29 AM

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Warga Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, cemas akibat tergerusnya landasan jembatan desa mereka hampir amblas setelah diguyur hujan deras, Minggu (11/1/2026). 

Jembatan ini merupakan satu-satunya akses vital yang menghubungkan Desa Lero dengan desa-desa lain di wilayah Pantai Barat dan Kota Palu.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus sungai yang deras menyebabkan tanah di bawah landasan jembatan terkikis, membuat kondisi jembatan semakin membahayakan.

Baca juga: Jembatan Desa Lero Donggala Tergerus Sungai, Warga Desak Penanganan Cepat

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar jembatan mengungkapkan kekhawatiran mereka jika jembatan tersebut benar-benar putus.

“Pagi tadi sempat macet karena derasnya air sungai dan tanah di bawah jembatan ini terkikis arus. Ini jalan satu-satunya, kalau ini putus, kami tidak bisa ke mana-mana, akan terisolasi,” ujar Ahmad (40), salah seorang warga Desa Lero.

Hingga sore hari, meskipun jembatan yang bercat merah dengan motif hijau khas batik Donggala tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, arus lalu lintas diberlakukan secara bergantian demi keamanan.

Usai di guyur hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (11/1/2026), landasan jembatan Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala hampir amblas.

Landasan Jembatan Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, nyaris amblas setelah diguyur hujan deras pada Minggu (11/1/2026). (TribunPalu.com/Misna Jayanti)

Sejumlah warga secara swadaya mengatur lalu lintas di sekitar jembatan untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.

Ahmad dan warga lainnya berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki dan memperkuat struktur jembatan sebelum kondisi semakin parah.

Baca juga: Banjir Landa Rio Pakava Donggala Sulteng, 9 Permukiman dan Jalan Poros Tergenang

“Sebelum jembatan ini benar-benar putus, semoga pemerintah cepat bertindak. Ini jalan utama yang sangat vital bagi kami, jika sampai putus, kami akan kesulitan,” tambah Ahmad.

BPBD Donggala bersama aparat terkait terus memantau perkembangan kondisi jembatan tersebut.

Langkah-langkah antisipasi sedang dipersiapkan untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut dan memastikan jembatan tetap aman dilalui. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.