- Dilaporkan, lebih dari 500 orang tewas buntut aksi demo anti-pemerintahan Iran yang berlangsung sejak sejak 28 Desember 2025 lalu.
Diketahui, imbas aksi demonstrasi ini, saluran internet dan telepon terputus lantaran diblokir Iran
Terkait hal ini, Iran memberi peringatan keras kepada musuhnya.
Teheran mengancam, militer Amerika Serikat dan Israel akan menjadi target selanjutnya.
Hal itu terjadi jika Amerika Serikat menggunakan kekerasan untuk melindungi para demonstran.
Sebagai informasi, demo terbesar yang terjadi sejak 2022 itu dipicu oleh krisis moneter Teheran.
Lalu, demo meluas dan berubah menjadi tuntutan perubahan rezim Ayatollah Ali Khamenei.
AS dan Israel sejak awal menyuarakan dukungan kepada rakyat Iran agar segera menggulingkan Khamenei.
Bahkan Presiden AS, Donald Trump akan turun tangan membantu warga Iran jika aparat melakukan kekerasan.
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman