TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Satu lagi anak muda Teluk Bintuni, Papua Barat, yang bisa menjadi inspirasi untuk kuliah di luar negeri.
Dia adalah Paskahlia Rumbiak yang dikenal dengan sapaan Lia.
Gadis asal Distrik Meyado, Teluk Bintuni, itu sedang menempuh pendidikan kedokteran di Saint-Petersburg University.
Saat ini, Paskahlia Rumbiak juga sembari praktik kerja di sebuah rumah sakit ternama di St Petersburg, Rusia.
Sayangnya, ketika dihubungi reporter Tribunpapuabarat.com Syahrul Refideso, Senin (1/12/2026), Lia belum bisa banyak bercerita.
Butuh dua hari bagi Tribun untuk mendapat pesan balasan darinya.
Baca juga: Kisah Ruth Inanosa, Mahasiswi asal Teluk Bintuni Ukir Prestasi di Newcastle University Inggris
Semua itu karena kesibukan Paskahlia Rumbiak di rumah sakit.
"Saya mohon maaf karena kesibukan saya di rumah sakit membuat komunikasi sempat tertunda," katanya.
Percakapan singkat itu pun ditutupi pesan rindunya kepada keluarga di Teluk Bintuni, terutama keluarganya di Meyado.
Ia pun sempat menyemangati anak-anak Teluk Bintuni yang berniat kuliah di luar negeri, termasuk di Rusia.
Selain tekad kuat, mereka pun harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan nilai rata-rata SMA di atas 7.5.
"Jangan khawatir. Jika sudah diterima, nantinya belajar bahasa (Rusia) selama satu tahun di sini. Kalau sudah lulus (bahasa), baru bisa mulai kuliah," katanya.
Ia berharap ada anak muda Teluk Bintuni yang mengikuti jejaknya ke Rusia.