Protes Sampah Menumpuk Jalan Rusak, dan Lampu Padam, Warga Air Besar Ambon Blokade Jalan
January 12, 2026 12:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Sejumlah warga di kawasan Air Besar (Arbes), RT 012/RW 017, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menggelar aksi demonstrasi disertai blokade jalan, Senin (12/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tumpukan sampah yang tak kunjung ditangani pemerintah.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 10.02 WIT, warga membentangkan spanduk berukuran sekitar 1x2 meter yang menghalangi badan jalan.

Baca juga: Perkampungan Bersih di Taeno-Waringin Cap Kota Ambon, Hutan Jadi Korban Akibat Minimnya TPS

Baca juga: Akses Vital Warga Terancam, Jembatan Kayu Bula Air–Fattolo Memprihatinkan

Selain itu, sejumlah ban bekas kendaraan roda dua dan roda empat tampak berserakan di bawah jembatan sebagai bagian dari aksi blokade.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIT dan berakhir pada pukul 10.00 WIT ini menimbulkan bau busuk menyengat dari tumpukan sampah, sehingga mengganggu pengendara dan warga sekitar serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan.

Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk bertuliskan, “Pak Wali Kota, kami butuh lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.”

Warga menyuarakan tiga tuntutan utama, yakni penanganan sampah yang menumpuk, perbaikan jalan yang rusak, serta pengaktifan kembali lampu penerangan jalan.

Koordinator aksi, Erdy Tualepe, mengatakan aksi blokade terpaksa dilakukan karena kondisi sampah yang semakin parah, mengeluarkan bau busuk, dan tidak pernah diangkut.

“Sudah berulang kali kami melakukan aksi terkait sampah, lampu penerangan jalan, dan jalan yang semakin rusak,” ujarnya kepada awak media di lokasi.

Ia menambahkan, aksi serupa sudah dilakukan untuk kedua kalinya, namun hingga kini belum ada realisasi dari janji pemerintah, termasuk pembangunan pos pengawasan untuk memantau aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kota agar dibangun pos pengawasan, tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Lampu jalan juga belum dihidupkan, dan jalan rusak belum diperbaiki,” katanya.

Usai aksi dan penyampaian aspirasi warga, sejumlah pejabat hadir di lokasi, di antaranya Wakapolresta Ambon AKBP Nur Rahmat, Kapolsek Sirimau Iptu Azhari Lallo, Staf Ahli Wali Kota Ambon Rustam Simanjuntak, serta Kepala Pemerintah Negeri Batu Merah Ali Hatala. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.