Dika Sosok Pemuda yang Miliki Pukulan 'Pencabut Nyawa' di Depan Minimarket, Sempat Ngaku Anggota
January 12, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM, BANDUNG – Kasus penganiayaan hingga menewaskan seorang petugas keamanan menggegerkan warga Kota Bandung. 

Seorang pemuda bernama Dika Restu Wibowo (21) ditangkap polisi setelah diduga menganiaya Ade Dedi (62) hingga meninggal dunia di area parkir Alfamart Bundaran Cibiru, Jalan A.H. Nasution, Kecamatan Panyileukan, Bandung, Selasa (6/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan pelaku sempat mengaku sebagai “anggota” saat beradu argumen dengan korban.

Dalam video itu, pelaku juga mengaku dalam kondisi mabuk akibat minuman keras.

Tampak dalam video yang beredar, Dika melayangkan satu pukulan keras yang tepat mengenai wajah korban hingga terjatuh.

Pulukan Dika bak pukulan maut pencabut nyawa, setelah dibawa ke rumah sakit kondisi korban sempat kritis dan akhirnya meninggal dunia.

Pelaku Sudah Diamankan

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pelaku telah diamankan.

“Pelaku berinisial Dika Restu Wibowo (21), warga Kabupaten Bogor, sudah kami tangkap dan saat ini menjalani pemeriksaan,” ujar Hendra dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat pelaku berbelanja di Alfamart dan memasukkan sejumlah barang ke dalam jaket tanpa menggunakan keranjang belanja.

Aksi tersebut diketahui karyawan minimarket dan dilakukan pemeriksaan.

Korban Ade Dedi, yang bertugas sebagai petugas pengamanan di lokasi, kemudian meminta agar barang-barang tersebut dibayar.

Namun karena uang pelaku tidak mencukupi, sebagian barang tidak jadi dibeli.

Merasa tersinggung karena diduga hendak mencuri, pelaku menghampiri korban di area parkir dan secara tiba-tiba melakukan penganiayaan.

“Pelaku memukul rahang korban hingga terjatuh, kemudian menginjak leher dan dada korban, serta menampar pipi korban sebanyak dua kali hingga korban tidak sadarkan diri,” jelas Hendra.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.