Durian Desa Tampa Luwu Bikin Pangdam Hasanuddin Terkejut: Wah, Enak Sekali!
January 12, 2026 02:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, ke Desa Tampa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, tak hanya diisi peninjauan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Buah durian hasil panen warga justru menjadi momen yang paling menyita perhatian.

Usai meninjau pembangunan gerai KDKMP, warga menyuguhkan sekitar 15 buah durian lokal yang diletakkan di dua nampan besar.

Baca juga: Koperasi Desa Tampa Luwu Dikebut, Berpeluang Diluncurkan Pertama se-Indonesia

Pangdam sempat memastikan asal durian tersebut.

“Ini benar durian sini, bukan beli dari luar kan?” katanya sambil tertawa, Senin (12/1/2026)

Begitu durian dibelah dan dicicipi, ekspresi Bangun langsung berubah.

Ia terlihat terkejut dengan rasa durian yang manis dan legit.

“Wah, enak sekali ini,” ucapnya spontan.

Menurut warga, durian tersebut merupakan hasil kebun masyarakat Desa Tampa yang dipanen sendiri.

Buah-buah itu sengaja disiapkan sebagai bentuk sambutan sederhana untuk tamu yang datang.

Durian dari Desa Tampa, belum memiliki nama varietas khusus yang resmi seperti Musang King, Montong, atau Bawor.

Bangun pun memuji kualitas durian Desa Tampa.

Ia menilai hasil perkebunan warga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan desa.

Durian itu akhirnya dihadiahkan warga kepada rombongan Pangdam sebagai bekal perjalanan menuju Kodim Palopo.

Momen sederhana ini menjadi penutup hangat dari kunjungan kerja di Desa Tampa. 

Profil Desa Tampa

Desa Tampa merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Desa ini dikenal sebagai wilayah agraris dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian di sektor pertanian dan perkebunan.

Secara geografis, Desa Tampa berada di jalur darat yang menghubungkan wilayah pesisir dan pedalaman Luwu.

Jarak desa ini sekitar 16 kilometer dari Bandara Lagaligo, Kecamatan Bua, dan dapat ditempuh sekitar 20–30 menit perjalanan darat.

Masyarakat Desa Tampa menggantungkan hidup dari hasil pertanian seperti padi, jagung, dan palawija, serta perkebunan rakyat yang menghasilkan kakao, kelapa, dan durian.

Komoditas durian menjadi salah satu hasil kebun yang cukup dikenal di kalangan warga sekitar.

Selain sektor pertanian, warga juga mulai mengembangkan usaha kecil seperti perdagangan kebutuhan pokok, jasa, serta pengolahan hasil tani skala rumah tangga.

Desa Tampa memiliki pemerintahan desa yang aktif dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Salah satu program yang tengah berjalan adalah pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Dalam bidang sosial, masyarakat Desa Tampa dikenal memiliki semangat gotong royong yang kuat.

Kegiatan keagamaan, kerja bakti, serta acara adat dan syukuran hasil panen masih rutin dilakukan.

Akses jalan menuju desa sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, meski di beberapa titik masih membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur.

Dengan potensi hasil pertanian, perkebunan, serta kekuatan sosial masyarakat, Desa Tampa terus diarahkan menjadi desa produktif yang mandiri dan berdaya saing di Kabupaten Luwu. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.