Tak Hanya Berprestasi, Yohana Novitasari Buktikan Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto Bisa Mendunia
January 12, 2026 06:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Di tengah padatnya aktivitas akademik dan dinamika kehidupan kampus, sosok Yohana Novitasari hadir sebagai gambaran mahasiswa yang mampu menyeimbangkan ilmu, relasi, dan pengabdian. 

Mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto ini tak hanya dikenal berprestasi, tetapi juga matang secara kepribadian.

Perjalanan akademik Yohana bukanlah proses instan.

Lahir di Boyolali, 16 November, sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, ia tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini. 

Meski kini tinggal di Asrama Polisi SPN Purwokerto, akar kehidupannya bermula dari Bobotsari, Purbalingga, sebuah kota kecil yang menjadi saksi awal tumbuhnya semangat belajar dan ketekunannya.

Sejak kecil, Yohana dikenal sebagai pribadi yang terencana dan disiplin.

Pendidikan dasarnya ia tempuh di SDN 5 Boyolali, kemudian melanjutkan ke SDN 2 Bobotsari.

Jalan hidupnya kemudian membawanya ke Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 3 Karangbanyu, Ngawi, tempat karakter dan prinsip hidupnya ditempa secara kuat.

Selama tujuh tahun menimba ilmu di Gontor, Yohana tidak hanya belajar akademik dan keagamaan, tetapi juga nilai kepemimpinan, kemandirian, serta tanggung jawab sosial.

Bahkan, setelah lulus, ia memilih mengabdi selama satu tahun di almamaternya.

“Bagi saya, pengabdian bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk rasa syukur atas pendidikan yang telah membentuk saya,” ungkapnya.

Memasuki dunia perkuliahan di UIN Saizu tahun 2022, Yohana merasakan perubahan besar dalam dirinya.

Ia menjadi lebih terbuka, dewasa, dan berani mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman.

“Saya menjadi pribadi yang suka mencoba dan menyukai hal baru. Saya ingin menambah relasi selebar dan seluas-luasnya, karena dari pengalaman dan relasi itulah kita menemukan jati diri yang sesungguhnya,” tuturnya.

Prinsip hidup itu tercermin dari caranya mengatur waktu.

Yohana dikenal disiplin dan perfeksionis dalam manajemen waktu.

Ia tidak menyukai pekerjaan yang mendekati tenggat

. Setiap pekan, ia telah menyusun agenda kegiatan mulai dari akademik, organisasi, hingga urusan keluarga.

“Keseimbangan itu penting. Saya selalu melihat mana yang menjadi prioritas, baik sebagai mahasiswa maupun sebagai anak. Keluarga adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Di lingkungan kampus, Yohana dikenal aktif dan produktif.

Ia tercatat sebagai Mahasiswa Berprestasi UIN Saizu 2024–2025 dan menjalani Internship di International Office UIN Saizu pada 2025.

Selain itu, ia terlibat dalam berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, seperti:

  1. HMPS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (2023)
  2. DEMA FUAH (2024)
  3. UKM EASA
  4. Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) wilayah DIY–Jateng

Tak hanya itu, Yohana juga aktif sebagai volunteer dan panitia dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.

Di antaranya Gudang Sinau Mengajar, PBAK Universitas dan Fakultas 2024, serta Panitia Pemilihan Mahasiswa 2024.

“Belajar itu tidak hanya di kelas. Dengan banyak berinteraksi, kita belajar memahami diri sendiri dan cara berhubungan dengan masyarakat,” katanya.

Kesibukan yang padat tidak menghalangi Yohana untuk terus menorehkan prestasi.

Pada September 2024, ia terpilih mengikuti Saizu International Students Mobility Award di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam, sebuah pengalaman internasional yang memperluas wawasan akademik dan jejaring globalnya.

Sejumlah prestasi bergengsi pun berhasil ia raih, di antaranya:

  1. Juara 1 Lomba Karya Tulis Mahasiswa (PESOMA UIN Saizu 2024)
  2. Juara 2 Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KINMU III 2024)
  3. Juara 1 Nasional  Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (Quranic Fest IAIN Kudus)
  4. Juara 3  Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (Semarak Tarbiyah IIQ An-Nur Yogyakarta)
  5. Juara 1 Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KINMU IV 2025)
  6. Juara Harapan 2  Dubbing Bahasa Arab ADIA 2025

Tak hanya berprestasi di kompetisi, Yohana juga aktif sebagai presenter di berbagai forum akademik internasional, seperti di UIN Imam Bonjol Padang, ICCONTREES 2024, dan FAITHS 2024.

Ia pun konsisten menulis di media dan jurnal ilmiah, di antaranya Islah.id, Harakatuna, Jurnal Al-Hikami, dan JIQSI.

Bagi Yohana Novitasari, kesuksesan bukan semata tentang deretan gelar dan penghargaan, melainkan tentang proses, niat, dan kebermanfaatan.

Ia membuktikan bahwa ilmu, relasi, dan pengabdian dapat berjalan seiring dalam harmoni.

Dalam dirinya, berpadu semangat seorang santri, intelektual muda, dan perempuan tangguh yang terus belajar dan memberi makna.

 Di tengah hiruk pikuk dunia kampus, Yohana hadir sebagai cahaya menyala bukan dengan gemerlap, melainkan dengan ketulusan.

Seperti prinsip hidup yang selalu ia pegang: “Belajar tidak berhenti di ruang kelas. Ia hidup di setiap pertemuan, setiap langkah, dan setiap kebaikan yang kita tebarkan.” (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.