Siswi SD Nekat Adang Pencuri yang Kabur Naik Motor sampai Terseret 20 Meter
January 12, 2026 06:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Medan - Aksi berani siswi SD di Medan, Sumatera Utara, Jovita Vianitan (9) menjadi sorotan.

Pasalnya Jovita nekat mengadang pelaku pencurian yang berusaha kabur dengan naik motor.

Alhasil Jovita sampai terseret di aspal sejauh 20 meter.

Atas aksi Jovita tersebut pelaku sempat berhenti dan mengembalikan handphone yang sudah dicuri.

Lalu pergi meninggalkan Jovita dengan membawa tas berisi uang Rp 100 ribu.

Peristiwa ini terjadi di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Selain kehilangan tas berisi uang Rp 100 ribu, korban juga mengalami luka di bagian kaki hingga berdarah.

Darfan (52), ayah korban, menceritakan peristiwa yang menimpa putrinya, Jovita.

Darfan tidak tahu persis peristiwa itu terjadi namun mengetahui dari cerita sang anak.

Sebab saat itu, dia mengaku tengah menjemput anaknya di sekolah yang tak jauh dari rumah. 

Setelah menunggu hampir 20 menit dan anaknya tak kunjung muncul, Darfan memutuskan pulang dengan asumsi anaknya mungkin sudah lebih dahulu tiba di rumah.

"Saya tunggu-tungguin enggak pulang, akhirnya saya pulang sendiri. Pas sampai rumah, saya lihat anak saya sudah ada di rumah tapi kakinya berdarah-darah," ujar Darfan saat ditemui TribunMedan.com, Minggu (11/1).

Berdasarkan keterangan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dan anaknya, diketahui saat kejadian sang anak sedang berada di kamar mandi. 

Jovita mendengar ada suara orang membuka pintu rumah dan mengira itu adalah ayahnya yang pulang kerja.

Pas pintu rumah tersebut dibuka, tanpa diduga yang masuk adalah seorang pria bertubuh besar yang diduga seorang pekerja serabutan. 

Pelaku langsung mengambil tas yang berisi dompet milik anaknya serta sebuah handphone. 

Jovita yang menyadari kejadian itu segera mencegat pelaku untuk tidak kabur. 

Namun usaha korban yang mencegat pelaku bertubuh besar ini sia-sia dan pelaku langsung kabur.

Akan tetapi, Jovita tidak membiarkan begitu saja pelaku kabur. 

Jovita mengejar pelaku hingga ke sepeda motor yang digunakan pelaku. 

Ia bahkan sempat memegang besi behel (rangka) sepeda motor sambil berusaha menghalangi pelaku kabur.

"Saat itu pelaku melirik ke belakang lalu tancap gas. Anak saya diperkirakan terseret aspal sejauh kurang lebih 20 meter," ujarnya. 

Ponsel Dikembalikan

Darfan mengatakan, akibat insiden tersebut, anaknya mengalami luka di bagian kaki hingga berdarah.

Keluarga bersyukur tangan sang anak tidak terluka parah. 

Meski sempat mengambil handphone, pelaku kemudian berhenti dan mengembalikan ponsel tersebut kepada anak korban. 

Namun, tas berisi uang Rp 100 ribu milik Darfan tetap dibawa kabur.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak lingkungan setempat, namun belum melapor ke polisi, yang rencananya akan membuat laporan jika kondisi korban. Kalau parah, baru akan saya laporkan," lanjutnya.

Keluarga memastikan pelaku hanya seorang pria yang bertindak sendiri dan hanya membawa tas berisi uang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.