Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat di Kalsel Ditargetkan Selesai Juli 2026
January 13, 2026 06:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tepat pukul 10.47 Wita pesawat kepresidenan mendarat mulus di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Pesawat yang membawa Presiden Prabowo Subianto dan rombongan tiba di bawah cuaca cerah, kendati sejak Senin (12/1) subuh gerimis menerpa kawasan tersebut.

Sebelum kedatangan pesawat kepresidenan, beberapa pesawat dari TNI AU mendarat. Salah satunya Hercules.

Guna mengamankan perjalanan Presiden Prabowo, sepanjang Jalan A Yani banyak anggota TNI, Polri serta pemerintah daerah berjaga. Mereka pun mengatur lalu lintas juga memperlancar iring-iringan mobil Presiden Prabowo melintas menuju Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin.

Presiden datang ke Kalimantan Selatan untuk meresmikan 166 Sekolah Rakyat (SR) rintisan serta ground breaking 104 SR permanen se-Indonesia.

Di sepanjang jalan, rombongan Prabowo disambut warga yang telah berdiri menunggu untuk memberikan sambutan. Termasuk para penyandang disabilitas atau difabel.

Baca juga: Jalan di Amuntai HSU Masih Terendam, Sekitar Drainase Dipasang Garis Polisi, Cegah Bocah Tercebur

Sekitar sepuluh anak difabel rela berdesakan dan berpanas-panasan hanya untuk melihat secara langsung dan menyapa Presiden. Mereka berasal dari Panti Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran Kalsel yang terletak di Jalan A Yani Km 29,7 Landasanulin.

Mengetahui hal ini, Presiden Prabowo menampakkan diri dari atap mobil sambil melambaikan tangan ke warga. Presiden menggunakan jeep putih buatan PT Pindad, kendaraan khas yang kerap digunakan dalam kunjungan kenegaraan. Selanjutnya Presiden memasuki BBPPKS untuk melakukan peresmian pembangunan SR.

Pembangunan SR di Kalsel telah berjalan di tiga lokasi dengan progres fisik sekitar 8,8 persen. Pengerjaan dilakukan di Kota Banjarbaru, Kabupaten Baritokuala, dan Kabupaten Tanahbumbu sejak 17 November 2025.

Kepala Dinas Sosial Kalsel, M Farhanie mengatakan, pembangunan SR permanen ditargetkan selesai dalam waktu 240 hari agar siswa rintisan dapat mulai menempati gedung baru pada tahun ajaran Juli 2026. “Masih tahap awal seperti pembersihan dan penyiapan lahan. Targetnya selesai 240 hari,” ujar Farhanie di Banjarbaru, Senin.

Untuk lokasi Banjarbaru, pembangunan dilakukan di depan BBPPKS. Selain tiga titik tahap pertama, pemerintah pusat juga telah menyetujui penambahan dua lokasi Sekolah Rakyat di Kalsel.

Satu lokasi tambahan direncanakan berada di sekitar kawasan BBPPKS, sementara satu lokasi lainnya berada di Jalan Gubernur Sarkawi, di samping Rumah Sakit Sambang Lihum.

Setiap SR dirancang menampung sekitar 1.000 hingga 1.200 siswa dengan jenjang pendidikan terintegrasi mulai dari SD, SMP hingga SMA. (aya/riz/msr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.