Penjelasan Nestle Tentang Susu Formula Terkontaminasi Bakteri, Produk yang Beredar di Indonesia Aman
January 13, 2026 01:38 PM



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nestle Indonesia menanggapi penarikan sejumlah batch produk susu formula di luar negeri yang diduga terkontaminasi racun cereulide. Racun yang dilepaskan oleh Bacillus cereus.

B. cereus adalah bakteri yang dapat melepaskan racun berbahaya dan menyebabkan keracunan makanan.

Baca juga: Diduga Terkontaminasi Racun, Susu Formula Nestle Ditarik dari Pasaran Eropa hingga Asia

Ada 49 negara yang terimbas penarikan produk tersebut.

Dalam keterangan resmi, Nestle menginformasikan produk yang ada di Indonesia aman untuk dikonsumsi baik yang diproduksi di Indonesia maupun diimpor dari luar negeri.

Berikut pernyataan resmi Nestle Indonesia yang tertera dilaman resmi perusahaan pada 9 Januari 2026:

Seluruh pabrik Nestlé Indonesia tidak terdampak oleh isu ini, dan seluruh produk yang diproduksi secara lokal dapat dipastikan keamanannya. Produk impor yang dipasarkan oleh Nestlé Indonesia juga telah memenuhi standar keamanan dan mutu yang berlaku, yang telah dipastikan melalui pengujian yang komprehensif.

Nestlé Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menerapkan standar mutu tertinggi serta menyediakan informasi yang jelas dan transparan kepada para orang tua dan masyarakat luas.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Nestlé Indonesia Consumer Services melalui nomor bebas pulsa 0800 182 1028, atau melalui alamat surel kami ke nestle.indonesia@id.nestle.com.

Tarik Susu Formula di 49 Negara

Nestlé menarik secara global produk susu formula SMA, BEBA, dan NAN karena dugaan terkontaminasi cereulide, racun yang diproduksi bakteri Bacillus cereus.

Racun tersebut dapat menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit perut.

Penarikan dimulai dalam skala kecil pada Desember lalu dan kini mencakup 49 negara di Eropa, Amerika, Asia, Australia, serta Timur Tengah dan Afrika Utara.

Lebih jauh, Nestle menegaskan belum ada kasus penyakit yang dikonfirmasi dan menekankan keamanan bayi tetap prioritas utama.

Nestlé juga melakukan pengujian menyeluruh terhadap bahan baku hingga mempercepat distribusi produk yang aman.

Bacillus cereus biasanya menimbulkan gejala 1–6 jam setelah konsumsi makanan terkontaminasi, termasuk muntah dan mual, diare, kram perut, dan dehidrasi, yang dapat berlangsung hingga 24 jam.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.