SRIPOKU.COM - Materi Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga mengasah kepekaan siswa dalam memahami makna karya sastra.
Salah satu latihan yang diberikan adalah menafsirkan puisi terkenal karya Sapardi Djoko Damono berjudul Hujan Bulan Juni.
Dilansir dari YouTube Media Pembelajaran, berikut pembahasan lengkap dan kunci jawaban soal latihan halaman 142.
Baca juga: Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 SMA Halaman 137-138, Latihan
Latihan
Bacalah teks puisi "Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono di bawah ini. Lalu, tafsirkan makna yang terkandung dalam puisi tersebut.
Hujan Bulan Juni
Karya Sapurdi Djoko Damona
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
(1989)
Baca juga: Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 SMA Halaman 133, Pertanyaan Pemantik
Jawaban :
Puisi "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Djoko Damono menggambarkan perasaan rindu dan cinta yang dipendam dengan penuh kesabaran dan ketabahan. Hujan di bulan Juni, yang seharusnya jarang terjadi, menjadi simbol perasaan yang tidak diungkapkan secara langsung, tetapi disimpan dengan hati-hati agar tidak melukai atau mengganggu keadaan. Penyair menunjukkan bahwa perasaan tersebut tetap hadir meskipun tidak tampak secara nyata.
Selain itu, puisi ini juga mengajarkan kebijaksanaan dan keikhlasan dalam mencintai. Perasaan yang tak terucapkan dibiarkan mengalir dan diserap oleh "akar pohon bunga", yang melambangkan penerimaan dan ketenangan. Makna puisi ini menegaskan bahwa cinta sejati tidak selalu menuntut balasan atau pengakuan, melainkan dapat diwujudkan melalui ketulusan, kesabaran, dan pengorbanan.