TRIBUNNEWS.COM - Senyum tapi kecewa, apakah itu mungkin? Bisa, dan Cristiano Ronaldo melakukan itu saat dirinya ditarik keluar pertandingan.
Kekalahan Al Nassr 3-1 atas Al Hilal pada pekan 15 Liga Arab Saudi 2025/2026 di Kingdom Arena, Selasa (13/1) menghadirkan ragam sorotan.
Satu di antaranya tertuju kepada bintang Al Nassr sekaligus kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Bertindak sebagai tim tamu, Al Nassr sejatinya unggul lebih dahulu di menit 42' melalui eksekusi penalti CR7. Keunggulan 0-1 terjaga hingga turun minum.
Sayangnya, Al Nassr gagal mempertahankan skor setelah Al Hilal menciptakan epic comeback kemenangan.
Babak kedua menjadi milik sepenuhnya dari Al Hilal. Tim yang dibesut Simone Inzaghi ini sukses menjaringkan tiga gol melalui Salem Aldawsari (menit 57), Mohamed Kanno (menit 81), dan Ruben Neves via penalti (menit 90+2).
Derby Riyadh kali ini berlangsung dengan intensitas tinggi dan diwarnai berbagai momen panas.
Kartu merah untuk kiper Al Nassr, Nawaf Al Aqidi, serta dua hadiah penalti bagi Al Hilal menjadi episode krusial yang mengubah jalannya pertandingan.
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Al Hilal di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin.
Sementara itu, Al Nassr stagnan di urutan kedua dengan 31 poin, kini tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen dalam persaingan merebut gelar juara.
Episode "senyum dalam kecewa" pada pertandingan Al Hilal vs Al Nassr hadir dari Cristiano Ronaldo. Hal itu dikarenakan pemain berusia 40 tahun ditarik keluar oleh pelatih Jorge Jesus.
Cristiano Ronaldo diganti di menit ke-83 oleh Wesley. Dilansir dari Tribuna, Ronaldo tampak frustrasi.
Ronaldo memberikan gestur selesai dengan tangannya. Mulutnya sedikit komat-kamit.
Menukil dari laman TheNationalNews, satu kata terucap dari mulut Cristiano Ronaldo. Sembari berjalan ketika hendak diganti, CR7 berkata "mustahil".
Baca juga: Cristiano Ronaldo Cs Kena Mental saat Lawan Al Hilal dengan 10 Pemain, Kartu Merah Nawaf Jadi Momok
Kecewa jelas berada di benak CR7. Sebagai pemain, berharap pelatih akan memainkannya hingga laga usai.
Apalagi sekaliber Cristiano Ronaldo yang berstatus top skor klub, bahkan menjadi yang terbanyak untuk urusan gol di liga musim ini.
Menariknya, tidak seperti Ronaldo yang biasanya, menunjukkan ekspresi marah meledak-ledak ketika diganti dalam kondisi tim tertinggal.
Senyum terpampang dari wajah pemilik 5 Bellon d'Or tersebut. Senyum dan kecewa, itu menjadi penggambaran tepat dari situasi eks pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus kala itu. pemain kelahiran 5 Februari 1985 ini justru menyapa uluran tangan sang pelatih.
Cristiano Ronaldo masih mau menjabat uluran tangan dari pelatihnya itu sembari setengah dipeluk.
Meski demikian tangkapan kamera tidak bisa berbohong, ada kekecewaan dalam senyum Ronaldo.
Ketika di bangku cadangan, Cristiano Ronaldo menatap ke kamera yang menyorotnya. Ronaldo berikan senyum kecut.
Belum selesai, Ronaldo turut berikan gestur berupa memutar jari-jarinya. Beberapa pihak menilai, CR7 tidak puas dengan keputusan wasit dan kemenangannya dirampok.
Cristiano Ronaldo dan Al Nassr disebut sebagai favorit kuat juara Liga Arab Saudi di akhir 2025. Namun di awal 2026, mereka justru mengalami kisah sedih yang membuat status favorit menguap begitu saja.
Ronaldo dan kawan-kawan menjalani 10 laga pertama di Saudi Pro League musim ini dengan kemenangan. Torehan sempurna 30 poin dari 10 pertandingan membuat Ronaldo dan kawan-kawan diyakini bakal menyudahi misi merebut gelar.
Satu hasil imbang lawan Al Ettifaq di pengujung 2025 belum dianggap sebagai sebuah kekhawatiran. Al Nassr tetap dinilai sebagai tim terdepan dalam urusan merebut gelar.
Namun nyatanya, imbang lawan Al Ettifaq jadi awal keterpurukan Al Nassr. Begitu tahun berganti, Al Nassr mengalami rentetan hasil buruk.
Setelah kompetisi memasuki 2026, Al Nassr belum pernah merasakan kemenangan. Dari tiga laga yang dimainkan, Al Nassr selalu menelan kekalahan.
Kekalahan pertama Al Nassr diterima ketika menghadapi Al Ahli. Al Nassr kalah dengan skor 2-3 dan kehilangan posisi puncak klasemen.
Setelah itu, Al Nassr dikejutkan oleh Al Qadisiyah. Al Nassr tumbang 1-2 meski bermain di hadapan pendukung sendiri.
Usai menelan dua kekalahan beruntun, Al Nassr yang sedang dalam kondisi tak ideal harus menghadapi Al Hilal yang merupakan rival utama mereka. Al Nassr sudah tertinggal empat poin dari Al Hilal.
Di laga tersebut, Ronaldo lebih dulu menghidupkan harapan lewat gol yang dicetak di babak pertama. Namun setelah itu, Al Hilal bisa mencetak tiga gol balasan dan menang 3-1 di akhir pertandingan.
Hanya dalam kurun waktu sekitar tiga minggu, situasi sudah berubah drastis. Al Nassr yang sempat jadi memimpin empat angka atas Al Hilal kini malah berbalik tertinggal tujuh angka.
(Tribunnews.com/Giri)