PSMS Medan Coret Tiga Pemain Hasil Evaluasi Pelatih dan Manajemen di Pegadaian Championship
January 13, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan resmi mencoret tiga pemain dari skuatnya pada kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Ketiga pemain yang dilepas tersebut adalah Ghozali, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra.

Kabar pencoretan itu disampaikan secara resmi melalui unggahan akun Instagram PSMS Medan pada Selasa (13/1/2026).

Dalam unggahan tersebut, manajemen klub menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa terbaik untuk perjalanan karier ketiga pemain tersebut ke depan.

Keputusan mencoret tiga pemain itu diambil setelah melalui proses evaluasi yang dilakukan tim pelatih bersama manajemen klub.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tim menghadapi sisa pertandingan yang dinilai krusial pada kompetisi musim ini.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menjelaskan bahwa pencoretan pemain merupakan hasil penilaian menyeluruh terhadap performa para pemain dalam beberapa laga terakhir. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan diambil secara sepihak, melainkan melalui diskusi dengan staf kepelatihan dan manajemen.

Menurut Eko, dirinya baru bergabung dan memimpin tim dalam empat pertemuan terakhir. Dalam waktu yang relatif singkat itu, ia lebih memprioritaskan penilaian terhadap performa pemain di lapangan dibandingkan potensi jangka panjang.

“Kalau hasil evaluasi itu memang dari tim staf kepelatihan sebelumnya dan manajemen. Saya sendiri baru datang dan baru memimpin sekitar empat pertemuan. Jadi saya melihatnya berdasarkan performa, bukan hanya potensi. Potensi itu bisa untuk ke depan, tapi tanggung jawab saya sekarang ada di empat pertandingan yang krusial ini,” ujar Eko.

Ia menambahkan, pemain yang dipertahankan adalah mereka yang dinilai siap secara performa, pengalaman, serta mental untuk menghadapi tekanan kompetisi. Penilaian tersebut kemudian ia sampaikan kepada staf pelatih lainnya sebagai bahan pertimbangan bersama.

“Saya lihat pemain mana yang menurut saya siap, perform, dan punya pengalaman. Itu yang saya mainkan. Saya juga memberikan masukan kepada staf pelatih yang lain,” jelasnya.

Meski demikian, Eko menegaskan bahwa dirinya tidak hanya membutuhkan 11 pemain inti. Menurutnya, seluruh anggota skuat memiliki peran penting dalam perjalanan PSMS Medan ke depan.

“Yang kemarin menurut saya ada 11 pemain yang layak bermain, tapi saya tekankan ke pemain bahwa saya butuh kalian semua. Saya tidak hanya butuh 11, tapi saya butuh seluruh pemain untuk PSMS ini supaya progres ke depan bisa lebih bagus lagi,” katanya.

Eko juga menyoroti pentingnya kedalaman skuat, mengingat kompetisi masih panjang dan padat. Rotasi pemain disebutnya menjadi hal yang tidak terhindarkan, terutama jika terjadi akumulasi kartu, cedera, atau kendala lainnya.

“Saya butuh skuat yang ada saat ini untuk terus berputar posisinya. Karena nanti pasti ada yang akumulasi kartu atau cedera, jadi semua harus siap dan bekerja sama,” pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.