WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan upaya pencegahan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) selama lima hari berturut-turut.
Langkah tersebut diambil menyusul prakiraan terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi melanda wilayah Jabodetabek.
Baca juga: Cegah Banjir Susulan, Pemerintah Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Selama Lima Hari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, pelaksanaan OMC telah mulai dilakukan sejak Selasa (13/1/2026).
Operasi modifikasi cuaca tersebut dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebagai upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem di Jabodetabek.
"BPBD melakukan modifikasi cuaca selama lima hari," kata Pramono Anung di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa.
Baca juga: Cuaca Buruk, 12 Pesawat Gagal Mendarat dan 34 Penerbangan Dialihkan dari Bandara Soetta
Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca hingga 30 hari ke depan apabila kondisi cuaca ekstrem masih berlanjut dan dinilai memerlukan intervensi tambahan.
Langkah pencegahan melalui modifikasi cuaca dianggap lebih efektif dibandingkan penanganan dampak banjir yang muncul akibat curah hujan tinggi.
Pramono berharap, pelaksanaan OMC selama lima hari ke depan bisa mengurangi potensi hujan ekstrem sehingga risiko banjir di Jakarta bisa diminimalkan. (m27)