Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua lantai Jembatan Bailey Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, patah akibat dilintasi truk bermuatan lebih dari 30 ton pada Rabu (14/1/2026).
Akibat kerusakan tersebut, jembatan sempat ditutup selama enam jam dan arus lalu lintas Banda Aceh–Medan dialihkan ke jalur alternatif Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Peusangan Selatan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika truk dengan tonase melebihi kapasitas melintas di atas jembatan.
Plat besi lantai jembatan patah sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kemacetan panjang pun terjadi di kedua arah.
Tim gabungan dari PT Adhi Karya, Zeni Kodam Iskandar Muda (Zidam), dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh segera turun ke lokasi. Anggota TNI dari Zidam Iskandar Muda bekerja di bagian bawah jembatan.
Sementara petugas lain menarik lantai jembatan secara manual menggunakan tali untuk diganti dengan lantai baru yang sudah disiapkan.
Baca juga: VIDEO- Over Load, Jembatan Bailey Kutablang Patah
Sekitar pukul 15.00 WIB, jembatan kembali dibuka setelah dua lantai rusak diganti.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda, menyampaikan bahwa perbaikan selesai dilakukan pada pukul 17.26 WIB.
“Perbaikan sudah selesai dan kendaraan sudah bisa melintas kembali. Mohon truk tidak melebihi kapasitas 30 ton,” ujarnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan tonase kendaraan yang melintas di jembatan bailey, mengingat konstruksinya bersifat sementara dan rawan rusak bila dilewati muatan berlebih.