Laporan Wartawan Serambi Indonesia Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Puluhan massa mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu (GMPB) berdemo di depan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Desa Kutacane Lama, Kecamatan Babussalam, Rabu (14/1/2026) siang.
Dalam unjuk rasa, pendemo minta Tim Siber Polda Aceh dan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas para aktor dan pemain akun fake atau akun palsu bernama Donokasino Dono Dono.
Akun ini sudah cukup meresahkan masyarakat dan menimbulkan gangguan Kamtibmas di tengah masyarakat.
Akun Facebook Donokasino Dono Dono ini, setiap ada beredar di medsos maupun media masa yang kritikan tentang Pemerintahan pejabat di Aceh Tenggara langsung memposting propoganda, fitnah dan ujaran kebencian SARA.
Akun fake Donokasino Dono Dono ini juga beberapa orang yang sudah melaporkan ke Polres Aceh Tenggara berdasarkan informasi yang dihimpun di media Serambi Indonesia.
Namun, kasus laporan tersebut hingga saat ini masih mangkrak di Polres Aceh Tenggara, sehingga akun fake Donokasino Dono Dono ini semakin beringas atau menjadi-jadi untuk menyebarkan fitnah, provokatif di tengah masyarakat Aceh Tenggara.
Baca juga: Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Bupati Suhaidi: Jangan Ada Korban Bencana Terabaikan
Akun fake Donokasino Dono Dono seperti terkoordinir dan dikendalikan orang-orang tertentu dan pernah juga memposting dan memfitnah kinerja jajaran Kepolisian Polres Aceh Tenggara.
"Akun fake atau akan palsu bermunculan di medsos ketika ada keritikan terhadap pejabat di pemerintahan di Aceh Tenggara.
Dan, ketika elemen mahasiswa akan berdemo, Akun fake Donokasino Dono Dono langsung menyebarkan fitnah dan ini sudah cukup meresahkan di Aceh Tenggara.
Ini harus diberantas hingga tuntas oleh Tim Siber Polda Aceh dan Dittipidsiber Bareskrim Polri," ujar Sabaruddin saat berorasi di atas mobil Pickup saat berdemo Kantor Bupati Aceh Tenggara terkait sorotannya dalam penanganan bencana banjir di Aceh Tenggara, Rabu (14/1/2026).
Sementara itu di lokasi terpisah, Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah berharap Tim Siber ini dapat bekerja serius menangani akun fake Donokasino Dono Dono.
Ini tentunya diawali dari beberapa laporan masyarakat di Polres Aceh Tenggara.
Baca juga: Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu Peduli Bencana Desak Audit Dana Bencana Rp 4 Miliar
"Akun Facebook Donokasino Dono Dono ini harus secepatnya diungkapkan ke publik. Kita yakin dan percaya ini bisa dituntaskan oleh Tim Siber Polda Aceh bekerja sama dengan Siber Bareskrim Polri, karena Polri memiliki alat yang canggih.
Dan, perlu juga dibantu dukungan dari guna penyelidikan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," ujar Dahrinsyah. (*)