Tribunlampung.co.id, Jakarta - Rully Anggi Akbar alias Ezel membantah kabar pisah rumah dengan sang istri, komedian Boiyen.
Ia menegaskan bahwa rumah tangga mereka masih baik-baik saja.
“Enggak itu (pisah rumah), masih bersama,” ujar Ezel sambil menunjukkan cincin pernikahannya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (14/1/2026).
Ezel mengakui, ia dan Bouiyen memang jarang memamerkan kebersamaannya di media sosial.
Sejak awal menikah, Ezel dan Boiyen memiliki kesepakatan tersendiri, karena memiliki dunia pekerjaan yang berbeda.
"Kehidupan saya dengan Boiyen kan sangat berbeda, mungkin dia terbiasa di depan kamera, sedangkan saya di belakang gitu."
"Dari awal memang sudah bilang boleh gak urusan kerjaan aku kerjaan aku, kerjaan kamu kerjaan kamu, kalau di rumah udah lepas," terangnya.
Ezel menuturkan, dirinya memang tak suka mengumbar kehidupan pribadinya ke media sosial.
Sehingga ia da Boiyen tak pernah memperlihatkan kebersamaannya di depan publik.
"Aku lebih senang privat sebenarnya, jadi nggak pernah ekspose apa-apa, apalagi berpasangan gitu di depan media," tuturnya dilansir dari Tribunnews.com.
Di kesempatan yang sama, Melalui kuasa hukumnya, Ben Zebua, pihak Ezel membantah tudingan telah melakukan penggelapan maupun kabur dari tanggung jawab.
Ben menjelaskan kliennya memang menerima uang sebesar Rp 200 juta dari Rio. Dana tersebut diberikan berdasarkan kesepakatan investasi.
Uang investasi itu digunakan untuk membangun warung sate yang nantinya ada pembagian hasil dari pihak pengelola kepada investor, yakni Rio.
"Jadi Rp 200 juta itu digunakan untuk operasional seperti sewa lahan, kemudian gaji anggota dan lain-lain. Jadi di sini tidak ada penipuan dan penggelapan seperti yang dilaporkan atau yang berkembang di media. Begitu," sambungnya.
Kuasa hukum lainnya, Husor Hutasoit, juga menegaskan tidak ada penggelapan dana maupun upaya lari dari tanggung jawab.
Menurutnya, dana yang diserahkan merupakan bentuk investasi, bukan pinjaman.
Investasi tersebut digunakan untuk bisnis kuliner Sateman Indonesia yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta, dan masih beroperasi hingga saat ini.
"Bukan pinjam meminjam, tapi investasi. Investasi yang diberikan itu sejumlah Rp200 juta. Dan ini sebenarnya berdasarkan akta notaris yang sudah kita perlihatkan, ini masih berlaku sampai tahun 2028. Nah, jadi sampai hari ini kita membuat klarifikasi, Warung Sateman yang berada di Gejayan Yogyakarta itu masih buka sampai hari ini."
"Rp 200 juta itu memang sudah dialokasikan untuk pembangunan Warung Sateman," jelas Husor.
Diklaim pula, terdapat surat perjanjian antara kedua belah pihak yang berlaku hingga 2028.
Pada 27 Desember 2025, Ezel mengaku telah bertemu dengan kuasa hukum Rio dan meminta waktu untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kami akhirnya sepakat bertemu pada 27 Desember pukul 14.00 WIB. Saya meminta waktu sampai 15 Januari untuk menyelesaikan semuanya karena menurut saya persoalan ini sudah kompleks, apalagi istri saya ikut terbawa, padahal beliau tidak tahu apa-apa,” ujar Ezel.
Ezel pun mengaku terkejut saat mengetahui adanya laporan polisi pada awal Januari 2026.
Baca juga: Tepis Isu Minta Maaf, Damai Hari Lubis Sebut Pertemuan dengan Jokowi Sekadar Silaturahmi