SURYA.co.id, SURABAYA - Meningkatnya tren olahraga outdoor seperti berjalan kaki 10 ribu langkah hingga lari membuat masyarakat semakin sering terpapar sinar matahari langsung.
Namun di balik manfaat olahraga luar ruangan, penggunaan tabir surya atau sunscreen kerap diabaikan.
Baca juga: Dosen FK Untag Surabaya Paparkan Peran Sunscreen dalam Mencegah Kanker Kulit
Padahal, paparan sinar ultraviolet (UV) tanpa perlindungan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan kulit, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dokter Spesialis Kulit, Kelamin dan Estetika, dr Shinta Dewi SpDVE FINSDV, mengingatkan pentingnya penggunaan sunscreen bagi masyarakat yang gemar beraktivitas di luar ruangan.
“Kalau suka olahraga outdoor, pertama pilih sunscreen dengan SPF minimal 30. Kedua, penggunaan sunscreen harus disesuaikan dengan jenis kulit,” ujar Shinta kepada SURYA.co.id, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, setiap sunscreen memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda-beda, tergantung pada tipe kulit penggunanya.
Untuk pemilik kulit berminyak, Shinta menyarankan penggunaan sunscreen berbentuk gel atau lotion.
Sementara bagi pemilik kulit kering, sunscreen berbentuk krim dinilai lebih cocok.
“Misalnya kulit berminyak pilih yang gel atau lotion, tapi kalau kulit kering sebaiknya pilih yang krim,” jelasnya.
Khusus bagi mereka yang gemar berolahraga, Shinta juga menyarankan penggunaan sunscreen dengan kandungan water resistance atau very water resistant, agar perlindungan tetap optimal meski berkeringat.
Selain pemilihan jenis, waktu penggunaan sunscreen juga tak kalah penting.
Sunscreen idealnya digunakan minimal 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.
“Kalau baru keluar rumah lalu pakai sunscreen, itu kurang efektif. Sunscreen butuh waktu sekitar 15 menit supaya zat aktifnya bekerja,” katanya.
Pengulangan pemakaian sunscreen juga perlu diperhatikan.
Sunscreen dengan SPF 30 sebaiknya diulang setiap tiga hingga empat jam, sementara sunscreen SPF 50 dapat diulang sekitar lima jam sekali.
“Kalau pasien dengan kulit berjerawat, sebaiknya gunakan SPF seminimal mungkin, sekitar 15–30. Tapi kalau sering beraktivitas di luar ruangan, tetap dianjurkan pakai SPF 30,” jelas Shinta.
Ia menegaskan penggunaan sunscreen dengan SPF terlalu tinggi yang tidak sesuai kondisi kulit justru dapat memicu masalah, seperti sifat komedogenik atau penyumbatan pori-pori.
“Semua harus disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing,” pungkasnya.