TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Panggung kompetisi Championship 2025-2026 pekan ke-15 menyuguhkan drama tingkat tinggi di Zona Timur.
Barito Putera yang tengah nyaman di puncak singgasana, dipaksa menelan pil pahit saat melawat ke Stadion Surajaya, Lamongan pada Mingghu (11/1/2026).
Ambisi Laskar Antasari untuk memperlebar jarak harus kandas di tangan Persela Lamongan dalam laga yang berakhir imbang.
Sore kelabu bagi tim tamu semakin lengkap setelah bek veteran Fabiano Beltrame diusir wasit akibat kartu merah pada masa injury time, meninggalkan lubang menganga di lini pertahanan mereka untuk laga mendatang.
Baca juga: Head to Head Barito Putera vs Persipura, Ambisi Kedua Tim untuk Kembali ke Super League
Meski masih berhak menyandang status pemuncak klasemen dengan koleksi 35 poin, posisi Barito Putera kini jauh dari kata aman.
Pasalnya, sang rival terdekat, PSS Sleman, terus menunjukkan konsistensi luar biasa di urutan kedua. Tim berjuluk Elang Jawa tersebut sukses menjaga ritme persaingan dengan raihan 33 poin.
Dengan selisih yang hanya terpaut satu angka saja, setiap kesalahan kecil di pekan-pekan krusial ini bisa menjadi karpet merah bagi PSS untuk mengudeta posisi puncak.
Sementara itu, sinyal bahaya paling nyata justru datang dari arah Timur.
Persipura Jayapura di bawah komando tangan dingin Rahmad Darmawan tampil perkasa saat membungkam Persiba Balikpapan di Stadion Batakan.
Mutiara Hitam sempat memamerkan dominasi dengan unggul dua gol tanpa balas sebelum tuan rumah memperkecil kedudukan.
Kemenangan tipis 1-2 ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan pernyataan perang bagi para penghuni papan atas bahwa sang raksasa Papua telah kembali ke jalur juara.
Baca juga: Persipura Jayapura Kian Solid, Alexandro Kamuru Jadi Amunisi Baru Menuju Super League
Kini, tabel klasemen menyajikan pemandangan yang mendebarkan bagi para pencinta sepak bola nasional.
Persipura yang mengoleksi 32 poin hanya berjarak satu langkah dari PSS Sleman dan tiga angka dari Barito Putera.
Dengan jarak yang kian merapat, persaingan tiga kuda pacu ini diprediksi akan menguras emosi hingga pekan terakhir.
Siapakah yang memiliki nafas paling panjang untuk menguasai Zona Timur?
Pekan ke-16 akan menjadi jawaban selanjutnya dari teka-teki sengit ini. (*)