Jakarta (ANTARA) - Polisi menyebutkan insiden mobil yang masuk ke jalur Transjakarta di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (14/1) diduga terjadi karena pengemudi tidak memperhatikan rambu lalu lintas yang terpasang di lokasi tersebut.

"Di traffic light Matraman, pengendara mengambil jalur sebelah kanan yang memang diberlakukan contraflow sampai kawasan Dobrak, depan Hotel Sofyan. Seharusnya, kendaraan tersebut belok ke kiri, bukan lurus," kata Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Jakarta Timur AKP Eko Apriyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut merespon viralnya video di media sosial Instagram @jakarta.terkini pada Rabu (14/1) yang memperlihatkan sebuah mobil berwarna hitam berjalan mundur karena terhalang bus Transjakarta di depannya.

Mobil itu tidak dapat berbelok ke kiri maupun ke kanan lantaran jalur tersebut dibatasi separator Transjakarta serta taman di sisi jalan.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan petugas pada pagi hari, kata Eko, kendaraan tersebut melaju dari arah Salemba menuju Matraman.

Di jalur tersebut sudah terpasang rambu larangan yang mengarahkan pengendara untuk berbelok ke kiri.

Namun, pengemudi mobil itu justru melaju lurus hingga masuk ke jalur Transjakarta yang mengarah dari selatan ke utara.

"Kemungkinan, pengendara tidak melihat rambu. Bisa jadi karena yang bersangkutan baru melintas di jalan itu," ujar Eko.

Selain itu, dia menjelaskan sistem contraflow di kawasan tersebut diberlakukan sejak adanya pembangunan LRT yang menyebabkan penyempitan ruas jalan dari traffic light Salemba menuju Matraman.

Saat ini, satu lajur digunakan untuk Transjakarta, dua lajur untuk kendaraan umum, dan satu lajur khusus contraflow.

"Rambu-rambu sebenarnya sudah ada dan jelas, termasuk di sekitar Gramedia Matraman. Tapi, mungkin pengendara kurang memperhatikan," ucap Eko.

Dia pun mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama di kawasan yang menerapkan rekayasa lalu lintas, guna menghindari pelanggaran dan membahayakan sesama pengguna jalan.