TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kawasan The Nook yang tengah dibangun di Jalan Boulevard Famili Selatan, Wiyung, Surabaya, akan menghadirkan sejumlah kafe dan aktivitas kebugaran dengan konsep ramah warga.
Menariknya, lebih dari separuh lahan seluas 7.700 meter persegi akan tetap berupa ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara bebas.
General Managet PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) Veronica Puspita, mengatakan bahwa dari luas lahan 7.700 meter persegi, bahkan kurang dari 50 persen yang dibangun bangunan.
"Kami mengedepankan kepentingan bersama untuk bisa memanfaatkan lahan terbuka tersebut. Area The Nook nanti juga bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga, lari pagi, bermain dengan anak dan berbagai aktivitas lain secara bebas," kata Veronica.
Baca juga: Keseruan Samator 50 Festival di Ruang Terbuka Hijau Baru Zona 3 Bantaran Sungai Jagir
The Nook berdiri di atas lahan berstatus zona perdagangan dan jasa.
PT SAS selaku developer bisa saja memanfaatkan semua lahan tersebut untuk bangunan, tetapi mereka memilih tidak melakukannya.
Sebab, PT SAS lebih memilih memprioritaskan kepentingan bersama untuk mengembangkan kawasan.
Dalam proses pembangunan The Nook, PT SAS juga sudah kerap berdialog dengan warga.
Baca juga: 9 Bulan Listrik Padam, Penghuni Apartemen Bale Hinggil Surabaya Wadul ke Dewan
“Memang tidak bisa menyenangkan semua pihak, namun tidak sedikit respons warga yang mendukung setelah kami jelaskan konsep The Nook," tuturnya.
Selain itu, PT SAS juga telah mengantongi semua perizinan dari institusi yang berwenang. Semua perizinan itu sah.
Baca juga: 239 Ribu KK Surabaya Tak Terdeteksi dalam Survei DTSEN, Komisi A DPRD Minta Lacak
"Kami berharap bisa bersinergi dengan semua pihak agar pembangunan The Nook bisa terus berjalan karena ini nanti manfaatnya juga untuk kebaikan bersama.