Warga Harap JPO Sarinah Dilengkapi Lift dan Eskalator demi Aksesibilitas
January 15, 2026 08:35 PM

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, tengah dibangun kembali.

JPO tersebut dirancang dengan konsep ramah disabilitas guna memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Rencana pembangunan kembali JPO Sarinah mendapat sambutan positif dari warga.

Mereka berharap fasilitas penunjang seperti lift dan eskalator benar-benar diwujudkan agar dapat digunakan oleh penyandang disabilitas, lansia, maupun pejalan kaki lainnya.

Mist (57), salah satu warga, menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut selama fasilitas aksesibilitas dilengkapi secara memadai. 

Baca juga: Menengok JPO Sarinah yang Dibongkar Anies, Dibangun Kembali Pramono

Menurutnya, keberadaan lift atau eskalator sangat penting agar JPO bisa digunakan oleh semua kalangan.

“Kalau memang dibuat ramah disabilitas, ya bagus sekali. Harus ada lift atau eskalator, jadi semua orang bisa pakai, termasuk lansia,” ujar Mist saat ditemui di kawasan Sarinah, Kamis (15/1/2026).

Meski demikian, Mist mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek perawatan dan pengawasan setelah JPO beroperasi.

Ia berharap fasilitas tersebut tidak terbengkalai atau disalahgunakan.

“Jangan sampai nanti liftnya mati atau malah jadi tempat orang buka lapak dan tunawisma. Harus dijaga, apalagi ini kan pusat kota,” tegasnya.

Baca juga: JPO Sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat Diaktifkan Kembali, Dilengkapi Lift untuk Disabilitas

JPO SARINAH - Pemprov Jakarta mengaktifkan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, pembangunan kembali JPO tersebut saat ini sedang berlangsung.
JPO SARINAH - Pemprov Jakarta mengaktifkan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, pembangunan kembali JPO tersebut saat ini sedang berlangsung. (Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti)

Hal senada disampaikan Yono (58), warga lainnya. Ia menekankan agar konsep ramah disabilitas tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui fasilitas yang berfungsi secara berkelanjutan.

“Kalau untuk disabilitas, saya setuju. Tapi semoga fasilitasnya benar-benar berfungsi. Jangan sampai lift rusak tapi lama diperbaikinya,” kata Yono.

Selain itu, Yono berharap pengelolaan JPO Sarinah dilakukan secara profesional agar tetap bersih, aman, dan tidak terkesan kumuh, sehingga nyaman digunakan oleh para pejalan kaki.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi pada Kamis (15/1), area JPO masih ditutup untuk umum. 

Sejumlah bagian jembatan tampak tertutup banner biru TransJakarta bertuliskan imbauan “Mohon Maaf Sedang Ada Pekerjaan Konstruksi”. 

Aktivitas pengerjaan terlihat di beberapa titik, sementara akses menuju jembatan masih dipasangi pembatas, membuat pejalan kaki belum dapat melintas.

Nantinya, JPO Sarinah akan terhubung langsung dengan Halte TransJakarta MH Thamrin. 

Integrasi ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama pengguna transportasi umum, termasuk penyandang disabilitas dan lansia.

Letaknya yang persis di depan pintu barat Mal Sarinah juga menjadi nilai tambah. Ke depan, warga dapat langsung mengakses pusat perbelanjaan legendaris tersebut melalui JPO. 

Tak hanya itu, jembatan ini juga akan menghubungkan kawasan Sarinah ke seberang jalan menuju Gedung Bawaslu.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.