Balita Tewas Terjebak di Mesin Cuci, Ayahnya Ditangkap Polisi
January 16, 2026 08:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Seorang balita di Jepang tewas akibat terjebak di dalam mesin cuci di apartemen tempat tinggalnya tahun lalu. 

Ayah balita tersebut, Yuki Yamaguchi (31), ditangkap polisi Prefektur Ibaraki atas tuduhan pengabaian kewajiban melindungi anak. 

Putranya yang berusia dua tahun meninggal dunia dalam insiden yang terjadi pada April 2025, sebagaimana dilansir The Independent, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Dibantu Kekasih Gelap dan Pembunuh Bayaran, Istri Bunuh Suami demi Klaim Asuransi Rp3,7 Miliar

Menurut keterangan kepolisian, bayi di bawah lima tahun (balita) tersebut jatuh dengan posisi kepala lebih dulu ke dalam mesin cuci yang berada di apartemen mereka.

Dia lalu meninggal akibat kehabisan napas, sebagaimana dilaporkan harian Yomiuri Shimbun.

Yamaguchi, yang bekerja sebagai buruh kontrak di Tsuchiura, wilayah di utara Tokyo, mengakui kepada polisi bahwa dirinya tidak segera menolong sang anak.

"Saya meninggalkannya di sana tanpa menolongnya," ujar Yamaguchi kepada penyidik, merujuk pada kondisi putranya di dalam mesin cuci.

Polisi menyebut, Yamaguchi diduga membiarkan anaknya berada di dalam mesin cuci selama hampir 20 menit, yakni antara pukul 10.00 hingga 10.20 waktu setempat pada 27 April 2025.

Dia baru menghubungi layanan darurat sekitar pukul 10.29 dengan laporan bahwa putranya tidak bernapas.

Pada saat kejadian, ibu korban sedang berada di luar rumah untuk bekerja.

Polisi memastikan mesin cuci tersebut tidak sedang beroperasi ketika insiden terjadi dan diletakkan di kamar anak.

Media Jepang melaporkan, polisi menduga balita tersebut memanjat mesin cuci setinggi sekitar 90 sentimeter dengan memanfaatkan pijakan di sekitarnya.

Setelah berada di atas, anak itu diduga terjatuh ke dalam mesin dan tidak mampu keluar sendiri.

Kasus serupa pernah terjadi di Jepang pada 2018, ketika seorang anak laki-laki berusia lima tahun ditemukan tidak sadarkan diri di dalam mesin cuci-pengering di rumahnya di Osaka.

Dalam peristiwa tersebut, ayah korban menghubungi layanan darurat sekitar pukul 15.00 pada 27 Januari, melaporkan bahwa anaknya masuk ke mesin cuci dan tidak sadarkan diri.

Anak itu kemudian dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi henti jantung dan pernapasan, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (*)

 

Sumber: https://www.kompas.com/global/read/2026/01/15/145600570/bayi-2-tahun-tewas-terjatuh-di-mesin-cuci-ayah-biarkan-20-menit.

Baca juga: Viral di Malaysia: Tentara Pesta Bersama Wanita Panggilan di Kamp

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.