TRIBUNJATENG.COM, BOJONEGORO - Kamis (15/1/2025), seorang pemuda ditemukan tergeletak tak bernyawa di dekat perlintasan kereta api, tepatnya di wilayah Desa Talok, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Belakangan diketahui, pemuda tersebut bernama Indra Saputra (29), perantau asal Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.
Indra ditemukan warga tertelungkup di area persawahan dekat perlintasan kereta api dalam kondisi meninggal dunia setelah tertemper KA Gumarang.
Baca juga: Berawal Vario Seruduk PCX, Seorang Satpam Tewas Tersambar Truk
Warga setempat, Supardi, mengaku melihat korban sudah dalam kondisi tertelungkup di sawah warga persis disamping perlintasan kereta api. Saat ditemukan korban mengenakan jaket hoodie cokelat dan celana hitam.
"Dia itu (korban) belakangan terlihat oleh warga, katanya anak rantau dari Sumatra, entah sedang mencari pekerjaan atau apa kurang tahu," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kalitidu AKP Saefudinuri membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kereta api tersebut.
Ia menyebutkan, hingga proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan, tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung detik-detik korban tertabrak kereta.
“Korban saat ditemukan tidak membawa identitas diri. Setelah dilakukan olah TKP, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk proses identifikasi," ungkap Saefudinuri.
Identitas korban baru terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari. Korban diketahui bernama Indra Saputra, kelahiran 25 November 1997. Ia merupakan perantau asal Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, KA Gumarang dengan nomor perjalanan 164, relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi mengalami insiden tertemper orang tak dikenal (OTK) di KM 108+1/2, antara petak jalan Tobo - Kalitidu.
Menurutnya, berdasarkan laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), rangkaian dan lokomotif KA 164 Gumarang dinyatakan dalam kondisi aman sehingga perjalanan dapat dilanjutkan kembali.
Dia juga menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut. Atas kejadian ini KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel karena merupakan area terbatas yang sangat berbahaya.
“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, dan kami mengapresiasi langkah cepat seluruh petugas di lapangan yang memastikan keselamatan perjalanan KA serta penanganan korban,” singkatnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kabar duka tersebut.
Sementara itu, jenazah Indra Saputra masih berada di ruang jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro menunggu dijemput oleh pihak keluarga. (*)
Baca juga: Tubuh Wanita Korban Kecelakaan Berada di Sela Dua Roda Belakang Truk Kontainer, Evakuasi Cukup Sulit