3 Wilayah Paling Makmur, Sumsel Mengejar, Jateng Stabil, Papua Masih Berjuang 
January 17, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025 memberikan gambaran nyata mengenai ketimpangan dan kemajuan pembangunan manusia di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Sumsel, Jawa Tengah dan Papua. 

Ketiga provinsi tersebut menunjukkan potret yang sangat kontras dalam tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Jawa Tengah, Sumsel dan Papua berada di posisi ke 20,21 dan 22 provinsi di Indonesia paling makmur berdasarkan nilai IPM 2025. 

IPM merupakan indeks komposit untuk mengukur  capaian pembangunan kualitas hidup manusia. 

Baca juga: Sumsel vs Jabar, Mana yang Lebih Murah Pengeluaran di 2025 

Indikator pembentukan IPM 2025 terdiri dari umur harapan hidup saat lahir, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.  Serta Pengeluaran riil per kapita per tahun. 

Berikut perbandingan IPM ketiga provinsi tahun 2025

1. Jawa Tengah: 

Unggul dalam Stabilitas dan Pendidikan Jawa Tengah mempertahankan posisinya dengan angka IPM tertinggi di antara ketiganya (74,77). 

Keunggulan Jateng terletak pada dimensi pendidikan, di mana Harapan Lama Sekolah (HLS) telah melampaui angka 13 tahun. 

Stabilitas infrastruktur kesehatan dan ekonomi di Pulau Jawa membuat Jateng memiliki standar hidup yang mapan dan merata di hampir seluruh kabupaten/kota.

Sumatera Selatan: 

Akselerasi Standar Hidup Layak Sumatera Selatan menunjukkan performa yang mengesankan dengan tingkat pertumbuhan (0,92 persen) yang lebih tinggi dibanding Jawa Tengah. 

Nilai IPM Sumsel pada 2025 mencapai 74,76 hanya selisih sedikit dengan Jateng. 

Hal ini didorong oleh kenaikan signifikan pada dimensi standar hidup layak (pengeluaran per kapita). 

Meskipun secara total masih di bawah Jateng, Sumsel mulai menutup celah (gap) berkat hilirisasi industri dan perbaikan layanan kesehatan di wilayah perairan dan pelosok.

Papua: 

Pertumbuhan Tercepat di Tengah Tantangan Meskipun secara angka nominal (74,69) Papua sudah termasuk dalam kategori tinggi. 

Meski masih tertinggal dari Sumsel maupun Jateng, provinsi ini mencatatkan laju pertumbuhan IPM  sebesar 0,86 persen.  

Perkembangan ini merupakan dampak dari masifnya pembangunan infrastruktur dasar dan layanan kesehatan di era transformasi digital. 

Tantangan terbesar Papua masih terletak pada dimensi pengetahuan (angka putus sekolah) dan aksesibilitas pelayanan publik yang ekstrem.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.