AC Milan Catat Unbeaten Terpanjang Sejak Era Capello, Gol Perdana Fullkrug Bikin Allegri Bahagia
January 19, 2026 08:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Gol perdana Niclas Fullkrug untuk AC Milan membantu Massimiliano Allegri mendekati rekor bersejarah era Fabio Capello.

AC Milan mengalahkan Lecce di pekan ke-21 Liga Italia lewat gol semata wayang dari Niclas Fullkrug di menit 76'.

Gol pemain pinjaman dari West Ham ini menjadikan AC Milan meraih kemenangan pertama di San Siro pada 2026, setelah yang pertama ditahan imbang Genoa sepuluh hari lalu.

Kemenangan ini membawa AC Milan tetap berjarak tiga poin (46) dari Inter Milan selaku pemuncak klasemen dengan 49 poin.

Sejak kick-off, Milan tampil dominan dan terus menekan, namun kembali menemui kebuntuan di sepertiga akhir lapangan. 

Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir tak kunjung menemukan hasil hingga laga memasuki menit-menit krusial. 

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Milan Pangkas Poin dari Inter, Fullkrug jadi Pahlawan

Perubahan arah pertandingan terjadi saat Allegri memasukkan Füllkrug dari bangku cadangan.

Hanya tiga menit berada di lapangan, penyerang asal Jerman itu langsung mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan matang Alexis Saelemaekers.

Gol tersebut menjadi gol perdana Füllkrug bersama Milan sejak kedatangann pada awal bulan ini, dan langsung berdampak besar. 

Setelah unggul, Milan memilih bermain lebih rapat dengan blok rendah, namun tetap terkendali tanpa tekanan berarti dari lawan. 

Usai laga, Füllkrug mengaku puas bisa membuka rekening golnya di San Siro.

"Saya ingin masuk dan merasa ini momen yang tepat. Kami banyak menyerang. Assist dari Alexis luar biasa, menerima umpan seperti itu adalah mimpi setiap striker," ujarnya.

Pemamin 32 tahun asal Jerman ini juga mengaku adaptasinya di Italia berjalan mulus. 

"Sangat luar biasa sejak hari pertama. Saya bersyukur bisa memakai jersey ini. Kepercayaan sangat penting bagi penyerang," katanya, dikutip dari MilanSempre. 

JUMPA PERS - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dalam sesi jumpa pers menjelang laga pekan ke-14 Liga Italia kontra Torino pada Senin (7/12/2025). Duel keduanya akan dihelat di Stadion Olimpico, Turin, Selasa (8/12/2025). (Website AC Milan - 8/12/2025)
JUMPA PERS - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dalam sesi jumpa pers menjelang laga pekan ke-14 Liga Italia kontra Torino pada Senin (7/12/2025). Duel keduanya akan dihelat di Stadion Olimpico, Turin, Selasa (8/12/2025). (Website AC Milan - 8/12/2025) ((Ho/Campus League))

Gol Fullkrug kini menegaskan efektivitas bangku cadangan tim asuhan Allegri, yang musim ini telah menyumbang enam gol di Serie A—terbanyak dibanding tim lain.

Sang pelatih pun tak ragu melontarkan pujian. Ia menilai, pergantian pemain kini menjadi faktor penentu di sepak bola modern. 

"Dengan lima pergantian, pemain dari bangku cadangan bisa menentukan hasil. Pada momen tertentu, pemain seperti Fullkrug memberi kesegaran di kotak penalti," kata Allegri.

Ia juga membuka peluang berbagai kombinasi lini depan, sembari menekankan pentingnya ketenangan dan ketepatan dalam fase akhir serangan.

"Saya pikir kita bisa memainkan banyak kombinasi yang melibatkan Fullkrug, Pulisic, Leao, dan Nkunku," kata Allegri, dikutip dari Football Italia.

"Tetapi yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan ketepatan umpan akhir, menunjukkan lebih banyak kesabaran dalam membangun serangan."

"Selain itu juga perlu lebih tajam dan cepat daripada terlalu terburu-buru di sepertiga akhir lapangan, seperti yang kita lakukan malam ini," jelas Allegri.

Tak kalah istimewa, Milan kini mencatat 20 laga Serie A tanpa kekalahan dalam satu musim—13 menang dan tujuh imbang.

Ini jadi rekor terpanjang mereka sejak rentang September 1992 hingga Maret 1993 di bawah Fabio Capello, yang kala itu tak terkalahkan dalam 23 laga (17 menang & 6 seri).

Yang mungkin lebih membuat Allegri puas adalah kenyataan bahwa mereka sekarang unggul tujuh poin dari Juventus di posisi kelima.

Allegri terus menegaskan bahwa tempat di Liga Champions adalah target utama mereka musim ini. 

"Kita sudah setengah jalan menuju target yang telah kita tetapkan."

"Ketika kita secara matematis berada di empat besar, maka saya bisa melihat lebih jauh dari itu, tetapi hingga hari ini kuota untuk tempat di Liga Champions adalah 74 poin, sementara dengan performa Inter, kuota itu akan naik menjadi 86-88 poin."

"Itu hanya perhitungan matematis, di mana tim-tim berada sekarang, jika Anda berpikir mereka akan mencetak rata-rata dua poin per pertandingan, di situlah mereka akan berakhir," tegas Allegri. 

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.