Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinangor bersama Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Sumedang meringkus sekelompok remaja yang kerap melakukan aksi balap liar di jalur utama Bandung–Garut.
Penindakan dilakukan pada Minggu malam (18/1/2026) setelah aksi mereka kembali terdeteksi meski patroli telah diperketat.
Kelompok tersebut diketahui berulang kali menjadikan ruas jalan nasional di sekitar kawasan PT Kahatex, Jatinangor, sebagai arena balap liar.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku terlebih dahulu memblokade jalan guna mengamankan lintasan balap, sehingga membahayakan pengguna jalan lain.
Polisi menyebut, sebelum penangkapan, aksi balap liar itu sudah dua kali terendus aparat. Namun para pelaku ngeyel dan tetap balapan dengan cara 'kucing-kucingan' dengan aparat.
Polisi mengamankan sejumlah sepeda motor yang digunakan sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut diketahui telah dimodifikasi khusus untuk balap, dengan ciri velg dan ban berukuran kecil, menggunakan knalpot bising, serta tanpa dilengkapi pelat nomor kendaraan. Bahkan, salah satu motor yang diamankan tampak masih dalam kondisi relatif baru.
Selain membahayakan keselamatan, aksi balap liar tersebut juga diduga disertai praktik perjudian. Dugaan ini masih didalami aparat kepolisian sebagai bagian dari pengembangan kasus.
Saat ini, para remaja beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Ada lima orang remaja yang ditangkap. Salah satunya mahasiswa.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, sekaligus meminta warga segera melapor jika menemukan indikasi balap liar di wilayahnya.(*)