Kasus PMK di Kabupaten Blitar Kembali Naik, Januari 2026 Ini Ditemukan 72 Kasus
January 19, 2026 02:43 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Jumlah kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kembali meningkat di awal 2026.

Hingga Senin (19/1/2026) ini, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mencatat ada 72 kasus PMK di Kabupaten Blitar.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Lusia Adityaningtyas mengatakan, kasus PMK ditemukan di 15 kecamatan.

Dari 15 kecamatan, jumlah kasus PMK paling banyak ditemukan di Kecamatan Nglegok, Kecamatan Talun, dan Kecamatan Kesamben.

Di Kecamatan Nglegok ditemukan 15 kasus, di Kecamatan Talun ditemukan 13 kasus, dan di Kecamatan Kesamben ditemukan 12 kasus.

"Jumlah kasus PMK memang sempat naik di awal tahun 2026. Tapi, informasi di lapangan, saat ini, kasus mulai mereda," kata Lusia, Senin (19/1/2026). 

Dikatakannya, dari 72 kasus yang ditemukan, belum ada laporan sapi yang mati karena PMK.

Baca juga: Kuncoro, Legenda Arema FC Sangar di Lapangan Tapi Humoris di Mata Sahabat dan Tetangga

Saat ini, sejumlah sapi yang terjangkit PMK masih dalam proses penyembuhan.

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar terus melakukan pemantauan sapi yang masih proses penyembuhan. 

"Untuk temuan kasus PMK di Nglegok sudah dilakukan investigasi dan sudah diambil sampel untuk dilakukan pengujian," ujarnya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.