Tegakkan Aturan dan Disiplin, Gubernur Babel akan Berikan Sanksi ke ASN yang Melanggar
January 19, 2026 03:38 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Babel dalam memperkuat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin upacara bulanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (19/1/2026).

Dalam amanatnya, Gubernur Hidayat Arsani menyebut disiplin sebagai kunci utama terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional.

Menurutnya, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta konsistensi dalam menjalankan tugas akan berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima masyarakat.

“Disiplin yang kuat akan membentuk budaya kerja yang tertib, efektif, dan produktif, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Dalam komitmennya, Gubernur Hidayat menegakkan disiplin ASN dengan memberikan sanksi kepada sejumlah ASN yang terbukti melanggar aturan kedisiplinan.

Ia menilai masih ditemukan ASN yang belum mematuhi ketentuan jam kerja, disiplin, serta tanggung jawab tugas yang telah diamanahkan.

Penegasan tersebut menjadi tonggak penting untuk mewujudkan Babel yang lebih baik, dengan aparatur pemerintahan yang bekerja profesional, berintegritas, juga bekerja dengan prestasi nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Selain disiplin, integritas juga menjadi sorotan utama. ASN dituntut untuk menjunjung tinggi kejujuran, etika, dan komitmen moral dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas harus tercermin dalam sikap terutama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Kita semua harus jadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, bekerja dengan hati, serta menjadikan pelayanan sebagai bentuk pengabdian," ujarnya.

Menurutnya, aparatur pemerintahan harus memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Aparatur dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi pimpinan daerah ke dalam program serta kegiatan nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan.

"Profesionalisme, integritas, serta dedikasi tinggi menjadi kunci utama agar setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Inilah fondasi utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang berkelanjutan," tegas Gubernur. 

Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menunjukkan prestasi kerja yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan menjunjung tinggi integritas, ungkap Gubernur Hidayat, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan berkeadilan kepada masyarakat.

Selain menyoroti pentingnya nilai-nilai dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap ASN, yakni integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara, Gubernur Hidayat juga mengingatkan pentingnya peningkatan kinerja berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Setiap ASN juga dituntut untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika birokrasi dalam setiap pelaksanaan tugas," kata Gubernur Hidayat Arsani. 

Dalam upacara tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama dan para pegawai ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Babel.

Gubernur Hidayat Arsani juga menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang mengikuti upacara gabungan dengan penuh kedisiplinan dan tepat waktu.

Mengakhiri arahannya, ia mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*/E1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.