SURYA.co.id | LAMONGAN - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Labib mengucurkan bantuan korban banjir di Kecamatan Kalitengah dan Karangbinangun, Lamongan, Jawa Timur.
Kembali, anggota DPR RI Dapil Lamongan, Gresik selama tiga hari bertahan di Lamongan menyerahkan bantuan ke lokasi banjir Bengawan Jero.
Baca juga: Anggota DPR RI Fraksi Golkar Ahmad Labib Beri Bantuan untuk Korban Banjir Bengawan Jero Lamongan
Labib meninjau dan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak di Desa Laladan, Kecamatan Deket dan Desa Rayungumuk, Kecamatan Glagah, Minggu (18/1/2026).
Sebelumnya, telah melakukan peninjauan dan penyerahan bantuan kepada terdampak banjir bengawan Jero di Desa Karanganom, Kecamatan Karangbinangun dan Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Jumat (16/1/2026).
Ahmad Labib menyerahkan bantuan berupa 100 paket sembako setiap Desa dan diserahkan secara langsung kepada warga terdampak.
"Total sudah 400 paket sembako yang kami serahkan kepada masyarakat terdampak banjir Bengawan Jero, yang terdistribusi ke 4 Desa tersebut," ungkap Labib, Senin (19/1/2026).
Lebih jauh, Labib berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat kepada masyarakat terdampak.
"Meskipun nilainya tidak seberapa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah kondisi banjir," ujarnya.
Selain itu, Labib kembali menegaskan komitmennya untuk membaw aspirasi masyarakat Bengawan Jero ke pemerintah pusat.
Ia menjamin aspirasi masyarakat Bengawan Jero akan disampaikan kepada pemerintah pusat.
Mengingat lokasi banjir merupakan bagian dari pemerintah pusat.
" Kami akan berjuang maksimal untuk membawa aspirasi masyarakat kepada Presiden Prabowo," tegas anggota MPR RI ini.
Dalam kunjungan tersebut, Labib menerima aspirasi yang mencakup kebutuhan normalisasi sungai, penguatan tanggul, serta perbaikan sistem pengelolaan air, agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Labib mengaku telah mencatat seluruh aspirasi masyarakat, yang nantinya akan disampaikan kepada pejabat terkait di pemerintah pusat.
“Banjir Bengawan Jero bukan persoalan baru. Karena itu, selain bantuan darurat, dibutuhkan perhatian serius dan solusi jangka panjang,” pungkasnya.