SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Persiapan bangunan Sekolah Rakyat (SR) oleh pemerintah pusat di Kabupaten Banyuwangi dimulai. Rencananya, gedung permanen SR itu akan dibangun di lahan seluas 7 hektare di wilayah Kecamatan Muncar.
Pembangunan SR ini disiapkan untuk menjadi tempat permanen. Saat ini, operasional SR di Banyuwangi dijalankan di dua tempat berbeda.
Pertama, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banyuwangi di Kecamatan Licin yang menempati gedung Diklat PNS Banyuwangi. Sekolah Rakyat ini beroperasi sejak Juni 2025 dan memiliki 125 siswa, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Kedua, SRT 46 Banyuwangi di Kecamatan Muncar yang menempati gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar. Sekolah ini beroperasi sejak September 2025 dan menampung 73 siswa berbagai jenjang.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono mengatakan, persiapan pembangunan gudang SR saat ini dalam tahap pemerataan tanah. "Alhamdulillah sudah dilakukan cut and fill," kata Mujiono, Senin (19/1/2026).
Setelah penerataan tanah, proses selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah pembangunan konstruksi.
Mujiono menyebut, pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Banyuwangi diharapkan tuntas pada Juli 2026. Sehingga, gedung tersebut bisa dimanfaatkan untuk tahun ajaran baru 2026/2027.
Rencananya, para siswa di dua SRT itu akan dipindahkan ke bangunan SR yang akan dibangun. Di sana, bangunan sekolah untuk setiap kelas dan jenjang bakal dibangun. Termasuk juga aula, asrama, dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Sarana pendukung itu meliputi berbagai arena yang bisa dimanfaatkan untuk para siswa dalam menunjang aktivitas masing-masing. Seperti sarana berolahraga. "Sehingga nanti bisa memfasilitasi bakat dan kemampuan para siswa SR," tuturnya. *****