Viral Video Senyum Tulus Captain Andy Dahananto dari Pesawat ATR 42-500, Sang Anak Ucap Terimakasih
January 20, 2026 10:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Beredar video pilot pesawat ATR 42-500, Captain Andy Dahananto, tersenyum saat berada di pesawat yang jatuh.

Video itu viral setelah diunggah akun TikTok @dadi_muhidin86 pada Senin (19/1/2026).

Dadi menunjukkan rekaman Captain Andy Dahananto menyapa dari dalam pesawat sebelum insiden kecelakaan.

Sang pilot terlihat duduk di kursi di dalam pesawat, mengenakan seragam warna biru.

Ia sempat menyapa ke arah kamera dengan mengacungkan jempol sambil tersenyum tulus.

KAPTEN ANDY Dahananto - Potret Captain Andy Dahananto menyapa dari dalam pesawat ATR 42-500 (TikTok/@dadi_muhidin86)

"Tugas Mulia Capt. Andi Dahananto. 

Baca juga: Janji Suci Lina Istri Capt Andy Pilot Pesawat ATR, Agenda 4 Februari Batal Terwujud: Mas di Mana?

Senyum tulus melaksanakan tugas pengawasan sumberdaya kelautan dna perikanan dengan penuh tanggungjawab dan intregitas, semoga ada keajaiban," bunyi caption yang tertulis.

Video itu langsung viral hingga ditonton jutaan kali.

Ratusan netizen memberikan tanggapan di kolom komentar.

Dari ratusan komentar itu, terdapat sebuah komentar ditulis akun bernama Bima Antariksa.

Bima mengaku sebagai putra dari Captain Andy Dahananto.

Dalam komentarnya, Bima berterimakasih kepada pemilik akun telah memviralkan video sang ayah.

Ia lega melihat ayahnya tampak bahagia mengemban tugas yang sejalan dengan hobinya.

"Saya sebagai anaknya mengucapkan makasih banyak yaaa mas udah nunjukin video ini mas.

Seneng liat muka bapak menunaikan tugasnya sejalan dengan hobinya, sekali lagi makasih banyak yaa mas," tulis Bima.

Komentar dari Bima langsung ditanggapi banyak netizen lain.

Mereka beramai-ramai mendoakan keluarga Bima agar dikuatkan dalam musibah ini.

Baca juga: Jejak Terakhir Capt Andy Dahananto dan Potret Senyum yang Menjadi Kenangan, Pilot Pesawat ATR 42-500

Sosok Kapten Andy Dahananto

KECELAKAAN PESAWAT - Capt Andy Dahananto (52) tercatat telah menerbangkan pesawat ATR 42-500 PK-THT sejak tahun 2016.
KECELAKAAN PESAWAT - Capt Andy Dahananto (52) tercatat telah menerbangkan pesawat ATR 42-500 PK-THT sejak tahun 2016. (TribunTimur/ist)

Kapten Andy Dahananto merupakan pilot pesawat ATR-200 yang hilang kontak di kawasan Maros.

Ia lahir pada 1967, dikutip dari laman resmi Indonesia Air Transport.

Andy merupakan pilot lulusan Juanda Flying School tahun 1987.

Kariernya sebagai pilot dimulai pada 1988 di Indonesia Air sebagai Pilot Fix Wing hingga saat ini.

Di Indonesia Air, nama Andy masuk dalam jajaran Direksi.

Andi menjabat sebagai Direktur Operasi.

Jabatan itu emban berdasarkan Akta Keputusan Rapat Nomor 14 tertanggal 19 Juni 2019.

Menurut laporan Indonesia Air, Andy tidak memiliki hubungan keluarga dengan Komisaris, Direktur, maupun Pemegang Saham Pengendali.

Kronologi Hilang Kontak

Baca juga: Purbaya dan Andy F Noya Saling Sindir Soal Pajak, Menkeu: Hati-Hati, Pajaknya Saya Lihatin!

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membeberkan kronologi pesawat ATR 42-500 hilang kontak di Maros.

Pesawat diketahui bertolak dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Pada pukul 11.23 WIB atau 12.23 WITA, Air Traffic Control (ATC) Makassar Area Terminal Service Center mengarahkan pesawat mendekat ke landasan pacu Bandara Makassar.

"Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya."

KECELAKAAN PESAWAT - Pesawat Airborne Surveillance ATR 42-500 yang digunakan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal PSDKP dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.
KECELAKAAN PESAWAT - Pesawat Airborne Surveillance ATR 42-500 yang digunakan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal PSDKP dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. (Istimewa/via Tribunnews)

"Sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi," jelas Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Endah Purnama Sari, Sabtu, dikutip dari Kompas.com.

ATC kemudian memberikan instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.

Saat arahan terakhir disampaikan, komunikasi dengan awak pesawat mendadak terputus.

Merespons kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA atau Distress Phase sesuai ketentuan.

Upaya pencarian kini difokuskan di kawasan pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros.

AirNav Indonesia juga menyiapkan penerbitan Notice to Airmen atau NOTAM terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar dengan AirNav Indonesia, Basarnas, operator penerbangan, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya guna memantau perkembangan situasi dan memastikan langkah penanganan berjalan optimal," tutur Endah.

Terpisah, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan titik terakhir hilang kontak dan lokasi posko pencarian, berjarak sekitar 16 meter dengan medan pegunungan.

Untuk menuju ke sana, kata Andi, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam.

"Medannya cukup berat, kawasan pegunungan, estimasi waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam dari posko," kata Andi, Sabtu.

Baca juga: Momen Tim SAR Temukan Jenazah Kedua, 100 Meter dari Kepala Pesawat ATR, Sempat Tak Berani Mendekat

Saat ini, proses pencarian mengalami kendala karena cuaca buruk.

Berdasarkan pantauan drone, cuaca di sekitar lokasi diselimuti kabut tebal dan hujan.

Andi mengatakan pihaknya menunggu cuaca membaik untuk kembali mendekat ke titik koordinat terakhir.

"Saat drone diterbangkan, kabut cukup tebal dan disertai hujan sehingga menghalangi jarak pandang."

"Kami menunggu cuaca membaik untuk kembali mendekat ke titik koordinat terakhir," pungkasnya.

Unggahan terakhir

SOSOK CAPT ANDY DAHANANTO
SOSOK CAPT ANDY DAHANANTO (Kolase FB Capt Andy Dahananto/DOK INDONESIA AIR TRANSPORT)

Beberapa waktu sebelum pesawat ATR yang Capt Andy Dahananto ini dilaporkan hilang kontak, dia sempat posting foto senyum di akun media sosialnya.

Yaitu foto selfie yang menunjukan wajahnya sambil tersenyum.

Itu diposting pada 17 Desember 2025 kemarin.

Dia tampak mengenakan seragam hitam dengan tulisan nama Capt Andy Dahananto dan tulisan 'patroli udara.'

Terlihat seragam hitam tersebut merupakan seragam dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pada postingannya tahun 2016, Andy juga sempat foto selfie tersenyum dengan wajah yang masih agak muda.

Di foto tersebut dia tampak mengenakan kacamata hitam dan mengenakan seragam pilot putih.

(TribunTrends/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.