TRIBUNJOGJA.COM - Marc Marquez dipastikan masih akan menjadi pembalap tim Ducati hingga 2028 mendatang.
Marck Marquez dan Ducati dikabarkan sudah mencapai kesepakatan untuk terus bekerja sama setidaknya dua musim lagi.
Kemungkinan besar tanggal yang dipilih untuk pengumuman tersebut akan bertepatan dengan acara peluncuran Kejuaraan Dunia, yang dijadwalkan pada 7 dan 8 Februari di Kuala Lumpur, tepat setelah tes pertama tahun 2026 berakhir.
Sementara itu nasib pembalap Ducati lainnya yakni Francesco 'Pecco' Bagnaia, yang masih harus menunggu bagaimana performanya pada MotoGP 2026.
Dikutip dari Tribunnews.com, Marquez sendiri mengaku nyaman bersama Ducati.
"Jika Anda melihat karier saya, ketika berada di tim yang membuat saya merasa nyaman, di mana saya merasa cepat, maka saya mencoba untuk tidak pindah," jelas Marc Marquez.
"Pilihan pertama saya adalah mencoba untuk tetap di Ducati, tetapi kita harus melangkah selangkah demi selangkah. Kontrak makin cepat ditutup," tambah Marc.
Saat ini, ketentuan perjanjian tersebut belum diketahui, tetapi #93 bertaruh pada kontrak dua tahun karena, menurut sumber terpercaya tersebut, "dia tetap memiliki keinginan untuk terus balapan dan bersaing di level tertinggi".
Pembalap Catalan yang akan berusia 33 tahun pada 17 Februari ini akan mewakili Ducati hingga usia 35 tahun.
Setelah 11 musim bersama Honda, pembalap asal Cervera, Spanyol ini meninggalkan pabrikan Tokyo pada 2024 untuk membalap di tim swasta Gresini, yang berada di bawah naungan Ducati, dan naik ke tim resmi pabrikan Bologna musim lalu, dengan kontrak dua tahun yang akan berakhir pada Desember nanti.
Dengan demikian, pembalap Catalan ini akan berkompetisi selama lima tahun di atas Desmosedici, empat musim terakhir sebagai perwakilan resmi pabrik.
Setelah masa depan Marquez diputuskan, Ducati sekarang harus menghadapi siapa yang akan menjadi rekannya, posisi yang 'diperebutkan' oleh Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan Pedro Acosta.
Pembalap asal Murcia, Pedro Acosta tampaknya memiliki keunggulan dibandingkan pesaing lainnya.
Baca juga: Prediksi Formasi dan Skor Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions Malam Ini
Dari sisi tim, Ducati menegaskan keinginannya untuk mempertahankan Marquez.
Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menyebut perpanjangan kontrak sang juara dunia sebagai prioritas utama.
“Hal pertama yang ingin kami lakukan adalah memperbarui kontrak juara dunia,” ujar Tardozzi, dikutip dari laman Motosan.
“Itu sudah jelas, seperti yang pernah kami lakukan dengan Pecco Bagnaia.”
Meski demikian, Tardozzi menekankan bahwa Ducati saat ini belum berada di bawah tekanan untuk segera menyelesaikan kontrak baru.
“Kami fokus pada tes pertama. Jika memungkinkan, kami ingin mengamankan kontrak juara dunia, lalu setelah itu baru melihat langkah berikutnya,” ucapnya.
Melihat kondisinya, Pecco Bagnaia memiliki beban tak mudah di MotoGP 2026.
Meski condongnya Ducati mempertahankan pembalap asal Turin itu, tetapi tidak menutup kemungkinan dia kehilangan posisi sebagai rider pabrikan pada MotoGP 2027.
Apalagi kandidat sebagai penggantinya juga tak kalah apik secara talenta, seperti Fabio Quartararo, Pedro Acosta, Alex Marquez, bahkan pembalap berusia 20 tahun, Fermin Aldeguer.