"Khususnya melalui rekrutmen talenta-talenta terbaik bangsa yang telah membuktikan dedikasi, disiplin, dan prestasi di tingkat regional,"
Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Boni Hargens menilai pemberian kesempatan para atlet SEA Games berprestasi untuk bergabung bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencerminkan visi transformatif dalam memperkuat institusi penegak hukum
"Khususnya melalui rekrutmen talenta-talenta terbaik bangsa yang telah membuktikan dedikasi, disiplin, dan prestasi di tingkat regional," ujar Boni dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Dengan demikian, dirinya berpendapat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia kepolisian dengan menawarkan kesempatan itu.
Di sisi lain, dia mengatakan antusiasme yang ditunjukkan oleh 101 atlet SEA Games terhadap tawaran Kapolri mencerminkan kepercayaan tinggi para atlet terhadap institusi kepolisian sebagai wadah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Respons positif tersebut, kata dia, menandakan program rekrutmen tidak hanya menawarkan jalur karier alternatif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk melanjutkan kontribusi mereka kepada negara dalam bentuk pengabdian yang berbeda namun sama mulianya.
Menurut Boni, para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah regional membawa berbagai nilai penting, seperti sportifitas, ketahanan mental, disiplin tinggi, dan semangat juang yang telah teruji dalam kompetisi internasional.
"Karakteristik-karakteristik ini sangat selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat," tuturnya.
Dirinya pun berpendapat terobosan Kapolri tersebut bukan sekadar kebijakan rekrutmen biasa, melainkan mencerminkan komitmen moral mendalam terhadap pembangunan institusi yang lebih kuat dan profesional.
Dikatakan bahwa kebijakan itu menunjukkan keseriusan Polri dalam mengidentifikasi dan merekrut individu-individu dengan integritas, dedikasi, dan prestasi yang telah terbukti.
Dengan membuka pintu bagi atlet berprestasi, sambung dia, Polri menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia, sekaligus mengakui bahwa talenta terbaik bangsa dapat berasal dari berbagai latar belakang dan bidang keahlian.
Untuk itu, Boni menilai strategi rekrutmen tersebut merupakan langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial.
Apalagi, lanjut dia, para atlet SEA Games telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan, bekerja dalam tim, dan mencapai target yang menantang, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian modern yang kompleks dan dinamis.
"Dengan merekrut atlet berprestasi, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara," ungkap mantan Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) ANTARA tersebut.
Dengan demikian, Boni menuturkan program rekrutmen atlet SEA Games ke dalam institusi Polri merupakan investasi strategis jangka panjang yang tidak hanya memperkuat kapasitas penegakan hukum, tetapi juga membangun fondasi bagi terciptanya demokrasi hukum yang lebih kuat dan Indonesia yang lebih maju di masa depan.
Meski begitu, dia mengingatkan ke depannya keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada implementasi yang konsisten, sistem pembinaan karier yang jelas, dan komitmen berkelanjutan dari pimpinan Polri.
Dengan pendekatan yang tepat, inisiatif itu dinilai ia dapat menjadi model terobosan dalam pengembangan SDM institusi pemerintah lainnya, yang menunjukkan bahwa prestasi dan dedikasi harus menjadi kriteria utama dalam membangun institusi negara yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Sebelumnya, Kapolri memberikan kesempatan 101 atlet yang meraih prestasi luar biasa di cabang olahraganya masing-masing pada SEA Games 2025.
"Kami memberikan kesempatan mereka bergabung menjadi keluarga besar Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting. Tentunya ini juga menjadikan kesempatan bagi mereka untuk terus berprestasi. Namun, nanti di satu titik mereka berlatih menjadi keluarga besar Polri,” ucap Jenderal Pol. Sigit, Kamis (15/1) malam.
Dengan adanya pemberian apresiasi, Kapolri berharap seluruh atlet Indonesia, baik atlet Polri maupun yang bukan, ke depan terus menjaga dan meningkatkan prestasinya agar bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.







