TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut info prakiraan cuaca Sulawesi Utara (Sulut) Rabu 21 Januari 2026 besok.
Data ini berdasarkan info cuaca Sulut yang dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sulut adalah salah satu provinsi yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, Indonesia yang mempunyai 11 kabupaten dan 4 kota dengan ibukota di Kota Manado dengan 1.664 desa atau kelurahan.
Sulut memiliki kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 287 pulau dengan 59 di antaranya berpenghuni.
Sulawesi Utara terbagi menjadi dua zona yaitu zona selatan yang berupa dataran rendah dan dataran tinggi serta zona utara yang meliputi kepulauan.
Zona ekonomi eksklusif Sulawesi Utara mencapai 190.000 km2 dengan pesisir pantai sepanjang 2.395,99 km dan luas hutan mencapai 701. 885 hektare.
Kembali ke cuaca, simak info lengkap prakiraan cuaca Sulawesi Utara di bawah ini yang dikutip Tribunmanado.co.id hari ini Selasa (20/1/2026) sekira pukul 17.32 Wita.
Kabupaten Bolaang Mongondow : berawan
Kabupaten Minahasa : hujan ringan
Kabupaten Sangihe : cerah berawan
Kabupaten Talaud : cerah
Kabupaten Minahasa Selatan : hujan ringan
Kabupaten Minahasa Utara : hujan ringan
Kabupaten Minahasa Tenggara : berawan
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara : hujan ringan
Kepulauan Sitaro : cerah berawan
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur : berawan
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan : berawan
Manado : hujan ringan
Bitung : hujan ringan
Tomohon : hujan ringan
Kotamobagu : hujan ringan
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sebelum menyebarkan informasi mengenai prakiraan cuaca melalui media massa, ada beberapa proses yang harus dilalui. Di antaranya:
Dalam proses pengumpulan data, para ahli mengamati tekanan atmosfer, suhu, kecepatan angin, kelembaban, dan curah hujan di permukaan bumi.
Pengukuran suhu, kelembaban, dan angin di atas permukaan bumi dilakukan dengan meluncurkan radiosonde (balon cuaca). Biasanya data-data tersebut diperoleh dari permukaan bumi hingga stratosfer, sekitar 30.000 m.
Dalam proses asimilasi data, informasi yang diperoleh dari pengamatan disesuaikan dengan suatu model prakiraan numerik untuk membuat analisis meteorologi.
Model prakiraan cuaca numerik adalah keadaan atmosfer yang disimulasikan oleh komputer. Model tersebut menjadi dasar prakiraan cuaca.
Dalam proses ini, para ahli menginterpretasikan data ke dalam prakiraan cuaca yang dapat dipahami oleh masyarakat.
Penyampaian prakiraan cuaca kemasyarakat
Tahap akhir proses prakiraan cuaca ini merupakan tahap yang paling penting.
Para ahli cuaca harus dapat menyampaikan informasi prakiraan cuaca dengan cara yang dapat dipahami oleh masyarakat.
Prakiraan cuaca sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya, manusia dapat merencanakan kegiatan atau perjalanan dengan mengandalkan prakiraan cuaca.
Prakiraan cuaca juga bisa menyelamatkan manusia dari bencana alam.
Selain itu, manfaat prakiraan cuaca juga dirasakan dalam hal lain, seperti transportasi udara, laut, pertanian, perusahaan listrik, gas, dan lain-lain.
(TribunManado.co.id/Ind)