Lampung Selatan (ANTARA) - Polisi menyebutkan kecelakaan maut yang menewaskan seorang sopir truk di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya depan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, diduga akibat truk mengalami gangguan sistem pengereman atau rem blong.

“Berdasarkan laporan sementara akibat kecelakaan tersebut satu orang tewas, satu luka berat dan dua luka ringan,” kata Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, Iptu I Made Agus Dwi Dayana di Kalianda Selasa.

Ia menjelaskan, kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada Selasa (20/01) pagi sekitar pukul 05.30 WIB yang melibatkan tiga kendaraan besar.

“Kendaraan truk Fuso bermuatan sebanyak 24 ekor sapi dari arah Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Setibanya di lokasi, truk mengalami rem blong dan menabrak mobil colt disel bermuatan padi dan truk boks bermuatan pepaya,” ujarnya.

Atas kejadian itu, katanya pihaknya telah melakukan evakuasi hewan ternak sapi, baik yang dalam kondisi hidup maupun sudah mati.

“Kita sudah evakuasi hewan-hewan ternak yang tergeletak mati di jalan. Pemilik ternak sudah berada di lokasi kejadian tadi. Kerugian sementara diduga mencapai Rp200 juta," ucap Kasat Lantas.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tidak memaksakan diri saat berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, dan mematuhi aturan lalu lintas dan memeriksa kondisi kendaraannya sebelum berkendara.

"Kami terus mengimbau pengendara untuk lebih memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan pengendara, serta pastikan kendaraan yang kita gunakan dalam keadaan baik dan siap berkendara," ujar dia.