TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data hingga Rabu (21/1/2026) pagi ini.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C menjelaskan, hotspot tersebut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir.
Secara keseluruhan, total hotspot di wilayah Sumatera tercatat sebanyak 33 titik.
Rinciannya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 11 hotspot, Sumatera Barat tujuh titik, Aceh dan Sumatera Utara masing-masing lima titik, Kepulauan Riau tiga titik, serta Sumatera Selatan satu titik.
BMKG mengingatkan agar kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan tetap dijaga, meskipun jumlah hotspot di wilayah Riau masih tergolong rendah.
Sementara itu, kondisi gelombang laut di perairan Provinsi Riau umumnya berada pada kategori rendah dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Namun, gelombang dengan kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Indragiri Hilir.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut sebelum melakukan aktivitas di perairan. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)