TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Progres penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah, hingga kini masih terus dinanti masyarakat tanah air.
Pasalnya, memasuki pergantian tahun seperti 2026 ini, tidak menutup kemungkinan beberapa bansos akan terus mengalami pembaharuan nomial hingga skema.
Meski tahun ini, program pemantik stimulus belanja daerah tersebut akan sedikit ketat dari biasanya, namun antusias masyarakat masih tak bisa disepelehkan, terlebih di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.
Adapun, dari kabar yang beredar akan ada sekitar 6 bansos yang dikabarkan berlanjut di seluruh daerah di tanah air, satu diantaranya adalah Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional atau yang dikenal dengan PBI JKN.
Melihat tren penggunaan dana penyaluran bansos kesehatan ini di tengah masyarakat terutama di Tasikmalaya, lantas berapa Besaran Terbaru PBI JKN untuk Warga Tasikmalaya di 2026 ini?
Baca juga: 6 Bansos Ini Dicairkan untuk Warga Ciamis Sepanjang 2026, Catat Jadwal, Besaran dan Kriterianya
Berdasarkan info yang beredar, ata resmi untuk 2026 belum dirilis oleh BPJS Kesehatan atau Kementerian Kesehatan RI, karena tahun tersebut masih di masa depan (pengetahuan saya mencapai akhir 2024).
Itu artinya, penyesuaian nominal baru bansos penunjang kesehatan tersebut belum bisa dipastikan secara detail.
Namun, jika bercermin dari progres yang telah berjalan misal pada tahun 2024 hingga 2025, besaran PBI JKN biasanya diumumkan melalui Peraturan Presiden atau Keputusan Menteri Kesehatan, dan ada kemungkinan dapat berubah berdasarkan inflasi, anggaran negara, atau kebijakan kesehatan.
Sementara itu, Tasikmalaya sendiri menerima alokasi PBI JKN yang sama dengan daerah lain, namun dengan jumlah penerima yang disesuaikan berdasarkan data kemiskinan dari BPS dan DTKS.
Baca juga: 6 Bansos Ini Fiks Dicairkan untuk Warga Ciamis Sepanjang 2026, Catat Jadwal dan Besarannya
Adapun, bercermin dari data di tahun 2024 lalu, terdapat spesifikasi kelas yang menjadi standarisasi penyaluran bantuan yang juga bisa dijadikan acuan pada 2026.
Dimana masyarakat yang tergolong dalam tingkat perlindungan kesehatan Kelas III, mendapat sedikitnya Rp42.000 yang berlaku sejak 2024, lalu.
Nominal ini naik 20 persen dibanding tahun 2023 yang hanya sebesar Rp35.000.
Di Tasikmalaya sendiri, berdasarkan data BPS pada 2024 lalu ada sekitar 200.000-300.000 orang, yang disandingkan dengan tingkat kemiskinan Tasikmalaya sekitar 8-10 persen .
Lantas apa saja bansos dan berapa besaran yang akan cair pada tahun 2026 ini, terkhusus untuk pencairan bagi warga Pangandaran?
Baca juga: 2 Jenis Bansos Ini Termasuk yang Diperpanjang Tahun Ini Untuk Warga Priangan
Seperti yang diketahui, wilayah Priangan Timur meliputi 7 Kabupaten dan Kota termasuk Pangandaran.
Dimana Pangandaran juga menerima alokasi bantuan sosial yang sama dengan daerah lain secara nasional di seluruh Indonesia.
Akan tetapi jumlah penerima dan distribusi disesuaikan per kabupaten berdasarkan data kemiskinan dari BPS.
Namun jika ditarik lebih jauh, penyaluran tiap daerah setiap tahunnya masih sama.
Baca juga: 2 Jenis Bansos Ini Termasuk yang Diperpanjang Tahun Ini Untuk Warga Priangan
Seperti pada tahun 2023, 2024, hingga 2025 dimana nominalnya sebesar:
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) menerima sebesar Rp200.000 per bulan, yang bisa digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong atau toko mitra (2024) dan digunakan untuk bahan pangan.
Adapun, besaran mungkin naik lagi pada 2026 jika ada penyesuaian inflasi, tapi belum dikonfirmasi.
Bantuan tunai bulanan, dengan komponen kesehatan (Rp500.000-1.000.000 per tahun) dan pendidikan (Rp1.000.000-2.000.000 per tahun), tergantung jumlah anak dan komponen.
Total bantuan per keluarga sebesar Rp1.500.000-3.000.000 per tahun (dibagi bulanan).
Selain itu, besaran sering disesuaikan, seperti pada 2023, ada kenaikan 12 persen untuk komponen pendidikan, yang memungkinkan nominal bansos naik lagi.
Baca juga: Kriteria Penerima Bansos yang Disesuaikan dengan DTSEN Terbaru 2026
Lantas apa saja bansos yang diprediksi berlanjut di sepanjang 2026 ini? berikut penjelasannya.
1. BPNT dan PKH
Jadi bansos yang paling banyak diminati dan dinanti, kedua bansos reguler yang paling banyak penerimanya ini dikabarkan berlanjut pada tahun 2026. Pencairan pada awal tahun pun masih tertunda dikarenakan penuntasan susulan 2025 yang belum selesai.
2. Program PIP & PBI JKN
Bansos yang menyasar sektor pendidikan juga akses gratis kesehatan ini, dipastikan berlanjut di tahun ini.
Dimana Pemerintah tetap menjamin biaya sekolah anak-anak dari keluarga prasejahtera dan layanan pengobatan gratis di fasilitas kesehatan tetap tersedia di tahun 2026.
3. BLT Dana Desa
Program yang diperuntukan bagi warga miskin ekstrem pada lingkup desa sebesar Rp 300.000 perbulan ini, akan berlanjut di tahun 2026.
Baca juga: 2 Jenis Bansos Ini Termasuk yang Diperpanjang Tahun Ini Untuk Warga Priangan
4. Bantuan Beras 10-20 Kg
Bantuan dengan fokus utama bahan pokok berupa beras ini, diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2026 ini, untuk 4 bulan pertama (Januari–April 2026) bagi 18,27 juta keluarga.
5. Bantuan Makanan untuk Lansia & Disabilitas
Program bantuan permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal kini bersinergi dengan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diambil pemerintah guna memastikan kualitas gizi dan asupan makanan yang diterima para penerima manfaat jadi jauh lebih bermutu dan sehat.
6. Atensi Yatim Piatu (YAPI)
Tetap cair Rp200.000 per bulan (biasanya dirapel Rp600.000 per tahap).
Meski sebagian besar dilanjutkan, pemerintah masih pun harus dengan terpaksa untuk sebagian kecil bansos tambahan pada tahun ini. Berikut daftarnya:
1. Bantuan Penebalan untuk Bencana atau Krisis Tertentu Rp400.000
Jika tidak ada bencana besar, program seperti BLT untuk bencana alam (misalnya banjir atau gempa) mungkin tidak ada.
2. Bansos Minyak Goreng 4 Liter
Bansos yang diluncurkan pada 2022-2023 sebagai respons inflasi minyak goreng resmi dihentikan karena subsidi minyak goreng dianggap sudah stabil dan dialihkan ke program lain.
3. BLT Elpiji (Bantuan Langsung Tunai untuk LPG 3 Kg)
Bansos untuk meringankan beban subsidi LPG, juga diprediksi akan tidak dilanjutkan jika harga energi sudah terkendali.
Baca juga: Warga Kota Banjar Penerima Bansos PKH Januari 2026 Bisa Cek Lewat HP
Adapun, kriteria yang diprioritaskan dalam sasaran penerima manfaat ini, merupakan desil yang paling bawah dengan dilakukan pemutakhiran DTSEN secara berkala dan akurat.
Dengan demikian pendistribusian akan dilakukan secara bertahap mulai dari desil 1 untuk PKH, desil 1-2 untuk sembako, serta desil 1-4 penerima PBI.
Selain itu, seseorang tidak lagi menerima bansos kemungkinan masuk kategori lulus dari PKH atau bansos lainnya.
Sebagaimana dicanangkan pemerintah pada tahun lalu akan ada 300 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan naik kelas.
Sebagai informasi, peringkat desil dibagi dalam 5 kriteria, diantaranya:
Kesimpulannya, untuk desil 1 sampai 4 adalah kelompok yang berpeluang menerima semua jenis bansos.
Sementara, desil 5 masih bisa menerima sebagai bantuan, tetapi terbatas.
Baca juga: 6 Bansos Ini Fiks Dicairkan untuk Warga Ciamis Sepanjang 2026, Catat Jadwal dan Besarannya
Demi memastikan nama anda termasuk dalam data penerima di tahun 2026, ada baiknya untuk mengecek detail desil atau tingkatan peluang penerimaan bansos pada data anda.
Pengecekan bansos bisa dilakukan secara terbuka dan mudah, selama data yang dimasukkan sesuai identitas.
Berikut langkah-langkah cek penerima Bansos 2026:
1.Cek BLT Kesra Lewat Website Kemensos
2. Cek BLT Kesra Lewat Aplikasi Cek Bansos
(*)