TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Dikira sampah yang terbawa arus seusai hujan melanda, ternyata yang ditemukan oleh Undih di aliran Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat pada Rabu (21/1/2026) pagi adalah mayat bayi.
Langsung saja petugas UPS Badan Air Jakarta Barat itu melaporkan apa yang ditemukannya kepada pihak kepolisian.
Undih menuturkan, peristiwa itu terjadi pada pukul 06.00 WIB saat dirinya bersama para petugas UPS Badan Air sedang melakukan rutinitas membersihkan kali.
"Awalnya saya pikir itu sampah biasa atau boneka, namanya habis hujan kan biasanya banyak sampah," ujarnya ditemui di lokasi.
Namun, Undih mulai curiga saat benda yang dikirinya sampah boneka itu karena dikerumuni lalat dan belatung.
Setelah diperhatikan lebih dekat, ia terkejut karena menyadari bahwa benda itu adalah jasad bayi yang mengambang bersama sampah lainnya.
Ia mengatakan, kondisi jenazah bayi tersebut sudah mulai membusuk saat ditemukan. Kulit bayi tampak memutih dan pucat.
“Kondisinya sudah agak membusuk. Kulitnya sudah putih, pucat,” kata dia.
Menurutnya, mayat bayi tersebut bukanlah bayi baru lahir tetapi diperkirakan usia satu bulanan.
“Kayaknya bukan bayi baru lahir, udah umur sebulanan,” jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, membenarkan penemuan tersebut.
Ia menyebut bayi berjenis kelamin laki-laki itu telah berhasil dievakuasi.
“Sudah dievakuasi, sementara menunggu identifikasi lanjutan dan proses pendalaman,” kata Aang.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku atau orang tua bayi yang diduga membuang jasad bayi tersebut ke aliran kali.