Sebab Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak Akan Diteliti KNKT, Benda Diduga Black Box Ditemukan
January 21, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Tim pencari korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung menemukan benda yang diduga black box.

Untuk kepastian apakah benda tersebut memang black box, akan diperiksa terlebih dahulu oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, dikutip dari KompasTV, Rabu (21/1/2026) mengatakan pihaknyab untuk sementara menyimpulkan benda itu adalah black box berdasarakan pengamatan dari fisik.

Kepastian mengenai benda yang diduga black box tersebut akan diumumkan setelah melalui proses pemeriksaan oleh tim KNKT. 

Baca juga: Agam Rinjani Siap Bergeser ke Gunung Bulusaraung, Bantu Cari dan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500

Dody juga menambahkan bahwa benda tersebut ditemukan dalam kondisi utuh, yang menjadi indikasi kuat bahwa itu adalah black box pesawat ATR 42-500.

Benda diduga black box pesawat ATR 42-500 itu ditemukan Tim SAR di lokasi kecelakaan pesawat di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026). 

"Kita bisa berhasil menemukan black box dan alhamdulillah sekarang sudah bisa kita lepas dari dudukannya dan sedang proses turun menuju posko kita di Desa Tompobulu ini," kata Dody.

Saat ini, benda tersebut sedang dalam proses dibawa ke posko di Desa Tompobulu. 

Dody menjelaskan bahwa benda yang diduga black box ditemukan di dalam potongan pesawat yang rusak, tepatnya pada bagian ekor pesawat. 

"Ada di dalam potongan ekor pesawat. Kami sudah melakukan identifikasi visual, namun sebelumnya kami kesulitan untuk menuju ke lokasi karena medan yang sangat menantang," ujarnya.

Penjelasan Mengenai Black Box

Mengutip Kompas.com, Black box merupakan istilah populer dalam industri penerbangan yang merujuk pada kompenen perekam data elektronik.

Alih-alih hitam, Black box memiliki warna oranye cerah mirip tomat.

Black box disimpan di bagian belakang pesawat, di mana tempat ini lebih aman dan lebih mungkin selamat dari kecelakaan.

Para ahli menyebut black box sebagai perekam data penerbangan elektronik. 

Peran mereka adalah untuk melacak secara rinci informasi dalam penerbangan, merekam semua data penerbangan seperti ketinggian, posisi dan kecepatan serta semua percakapan pilot. 

Banyak maskapai penerbangan sipil memiliki banyak perangkat untuk menjalankan tugas-tugas ini sehingga informasi dapat dikumpulkan dengan lebih mudah jika terjadi kegagalan. 

Dalam kebanyakan kasus, black box digunakan untuk membantu dalam mendiagnosis apa yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.